PALOPO–Memasuki masa penerimaan mahasiswa baru atau PMB tahun akademik 2026/2027, Politeknik Palopo menawarkan program magang di kapal pesiar dua negara di Asia Tenggara, yakni Malaysia dan Thailand. Nah, bagi calon mahasiswa baru yang mau kuliah sambil bekerja di kapal pesiar, kampus vokasi terbaik di Luwu Raya ini siap mewujudkannya.

Melalui program studi (Prodi) Pengelolaan Perhotelan, mahasiswa Politeknik Palopo memasuki semester dua langsung magang di kapal pesiar. Tak tanggung-tanggung, kuotanya untuk 200 orang.

Kuota 200 orang mahasiswa magang di kapal pesiar tersebut atas kerjasama Politeknik Palopo dengan PT Quantum Marina Global.

“Alhamdulilah, kerjasama ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa prodi pengelolaan perhotel Politeknik Palopo. Sebab, mahasiswa hanya kuliah satu semeter selanjutnya langsung magang di semester kedua di kapal pesiar di Malaysia dan Thailand,” kata Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Abubakar Malinta, Jumat (29/5/2026).

Nah, berminat bekerja di kapal pesiar? Yuk daftar di Prodi Pengelolaan Perhotel Politeknik Palopo.

Dijelaskan Kemal Eden Abubakar Malinta, dalam program magang ini, ada program dana talangan untuk memudahkan keberangkatan mahasiswa. “Mahasiswa cukup menyiapkan paspor. Biaya lainnya ditanggung agen. Nantinya, biaya itu akan dipotong otomatis setelah mahasiswa menerima gaji dari hasil magang,” jelasnya.

Setelah magang 1 tahun, lanjut Kemal, PT Quantum Marina Global juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk langsung bergabung bekerja di kapal pesiar yang sudah bermitra dengan agen tersebut. “Politeknik Palopo mendapat kuota 200 orang setiap tahun untuk diberangkatkan ke luar negeri di kapal pesiar,” katanya.

Dengan sistem pendidikan vokasi yang 80% praktek kerja, mahasiswa bisa kuliah sambil bekerja dan sudah berpenghasilan sejak kuliah. Targetnya, mahasiswa Pengelolaan Perhotelan di tahun kedua atau ketiga sudah bisa join di kapal pesiar.

Soal tugas akhir juga dipermudah. Menurut Kemal, mahasiswa yang akan lulus tidak dibebankan skripsi. Cukup membuat laporan magang yang kemudian dipresentasikan di depan dosen.

Kemal Eden mengajak lulusan SMA/SMK, khususnya jurusan perhotelan, kuliner, dan pariwisata, untuk bergabung di Politeknik Palopo. “Di sini bisa kuliah sambil bekerja dan berpenghasilan,” katanya.

Biaya kuliah juga dibuat terjangkau untuk semua kalangan. Politeknik Palopo berkomitmen membantu anak muda di Tanah Luwu memiliki skill di bidang perhotelan, akuntansi perpajakan, nautika, dan teknika.

Hasilnya sudah terbukti. Dari dua angkatan alumni program Nautika dan Teknika, tidak ada yang menganggur. Semua sudah bekerja sebagai perwira kelas tiga di atas kapal dengan gaji dan posisi yang jelas. (nada)