BELOPA – Di bawah sorot lampu jalan dan keramaian Lapangan Andi Djemma Belopa, sebuah melodi khas menjadi pengiring aktivitas warga setiap senja.

Bukan sekadar hiburan, alunan gitar dan suara merdu ini adalah “tambang” rezeki harian bagi seorang musisi lokal.

​Sebut saja Gio, nama yang tak asing bagi warga Belopa dan para pengguna aplikasi TikTok. Setiap harinya, dengan durasi kurang lebih dua jam live di TikTok, Gio berhasil mengumpulkan penghasilan fantastis, berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 500.000 dalam sekali sesi.

​”Setiap hari saya bisa mengumpulkan sekitar 300 hingga 500 ribu dari follower yang menyumbang melalui rekening dana saya pribadi. Ada juga yang memberikan secara tunai,” ungkap Gio.

​Dari Lapangan ke Panggung Kafe
​Panggung utama Gio sehari-hari adalah lokasi ikonik di Belopa: Area Lapangan Andi Djemma, tepat di depan Masjid Agung.

​”Setiap hari saya memilih di depan Masjid Agung area Lapangan Andi Djemma Belopa untuk live TikTok sambil main gitar dan bernyanyi,” tuturnya.

​Di tempat ini, sembari menghibur dirinya sendiri dengan lagu-lagu pilihan, ia juga memenuhi request dari para follower setianya yang tersebar luas.
​Kepiawaiannya bermusik tidak hanya dinikmati secara daring.

Sebagai musisi yang diakui, Gio juga sering diundang untuk mengisi acara di berbagai kafe, baik di Belopa sendiri maupun di kota tetangga, Palopo.

Ia menjadi magnet bagi pengunjung kafe yang ingin menikmati pertunjukan musik langsung yang berkualitas.

​Seniman di Jantung Kota Ikonik
​Lokasi yang dipilih Gio untuk live TikTok memang strategis. Lapangan Andi Djemma adalah salah satu icon Kota Belopa, sebuah pusat kegiatan warga.

Setiap hari, area ini dipenuhi aktivitas mulai dari olahraga seperti jogging, hingga menjadi tempat nongkrong dengan tersedianya sejumlah jajanan kuliner dari para pelaku UMKM.

​Kehadiran Gio dengan gitarnya seolah melengkapi suasana Lapangan Andi Djemma. Ia bukan sekadar mencari nafkah, namun telah menjadi bagian dari dinamika sosial dan hiburan malam di jantung Kota Belopa, membuktikan bahwa kreativitas dan keahlian dapat menghasilkan rupiah yang mengalir deras.(***)