Muscab IX DPC III Hiswana Migas Palopo, Ini Isu Panas yang Dibahas

446

PALOPO — Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso hadir mewakili Walikota dalam Musyawarah Cabang IX DPC III Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas (Migas) Palopo.

Muscab bertema “Meningkatkan Solidaritas & Profesional untuk Menghadapi Bisnis Migas ke Depan” digelar di Hotel Agro Wisata Palopo, Jumat 25 Oktober 2019.

Hadir di acara ini anggota DPRD Kota Palopo Hj Nurhaeni, General Manager Marketing Operation Region VII PT Pertamina selaku Pembina Hiswana Migas, Chairul Alfian Adin, Ketua Pengurus DPC Hiswana Migas Se Sulawesi, Kadis Perdagangan Palopo, Zulkifli Halid dan seluruh para tamu undangan.

Dalam sambutan singkatnya, Ketua DPC III Hiswana Migas Palopo,  Rakhmat Kasjim mengatakan, Muscab ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali.

“Suka duka perjalanan Hiswana Migas saat ini sangat terlihat, hubungan dengan pemerintah juga sangat harmonis,” tuturnya mengawali sambutan.

Lanjut RK, sapaan akrabnya, BBM di Palopo memang sempat terjadi kekosongan, tetapi alhamdulillah sudah terlewati dengan baik. Dan di setiap SPBU sudah mulai lancar BBMnya, imbuh legislator NasDem Provinsi Sulsel itu.

Sedangkan Ketua DPD VII Hiswana Migas Sulawesi, Muh. Hasbidin menginformasikan, bahwa dalam waktu dekat ini setiap SPBU harus melakukan sertifikasi, dan sangat penting untuk Ketua DPC nantinya yang akan berkoordinasi terkait pelaksanaan sertifikasi tersebut.

Selain itu, kata Hasbidin, Hiswana Migas juga beberapa kali melakukan sosialisasi khususnya di kota Makassar dan sudah melakukan Sidak di Sulawesi Selatan, bahwa khususnya LPG 3 Kg tidak akan langka, asalkan peruntukannya tepat.

“Dan sesuai imbauan Gubernur, ASN tidak berhak lagi menggunakan gas elpiji 3 Kg. Tetapi pada kenyataannya masih banyak ASN yang menggunakan elpiji gas 3 Kg, ini yang belum berjalan optimal,” tandas Hasbi memberi atensi.

” Saya selaku pengurus DPD ingin mengajak kita semua untuk selalu menjaga kekompakan bersama, menjaga hubungan silaturahim, agar program berjalan baik,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palopo membuka kegiatan  yang ditandai dengan pemukulan gong juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan musyawarah cabang ini adalah mekanisme organisasi tetapi selaku pemerintah ingin menyampaikan bahwa organisasi ini menghimpun anggota-anggota.

” Oleh karena itu organisasi Hiswana Migas harus memberikan pelayanan atau ada feedback kepada para anggota sehingga bisa menjadi sejahtera seperti dengan motto dan yel-yelnya,” harap Wawali.

“Terkait pelayanan pada sektor perdagangan khususnya minyak dan gas kadang-kadang memang di daerah kami mengalami kegalauan, masyarakat galau karena gas yang 3 Kg menjadi langka, mohon ke depan jangan ada lagi,” tekan RMB.

Demikian pula BBM, lanjutnya, yang kadang kadang menjadi langka tetapi kita bersyukur di Kota Palopo ini tidak sering terjadi seperti di daerah lain. Oleh karena itu pemerintah harus bekerjasama dengan Hiswana Migas dengan baik.

” Mungkin kita di Palopo paling sedikit dengan persoalan BBM dan gas, tidak seperti di daerah lain. Namun harapan kami adalah bagaimana ke depan di Palopo ini dapat berinteraksi dengan pemerintah membangun kota kita ini,” atensi Wawali.

Dirinya juga mengakui tingkat pengangguran yang masih ada di atas rata-rata Nasional oleh karena itu memohon kepada Hiswana Migas agar bisa bersinergi dengan pemerintah untuk menuntaskan tingkat pengangguran. Dan mungkin bisa membantu program pemerintah yaitu “siapa mau bekerja apa” untuk melahirkan pengusaha-pengusaha muda.

Ini merupakan program andalan Walikota bagaimana mengurangi tingkat pengangguran di Kota Palopo ini, imbuhnya.

RMB pun melakukan pemukulan Gong yang didampingi oleh General Manager Marketing Operation Region VII PT. Pertamina selaku pembina Hiswana Migas, Chairul Alfian Adin, Ketua DPD II Hiswana Migas Sulawesi, Ketua DPC III Hiswana Migas Palopo, dan Ketua Panitia Muscab IX Hiswana Migas Palopo.

Sesi pembukaan Muscab pun ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama.(Hms/Iys)