Nelayan Desak Pembangunan Breakwater di 2023, Pemerhati Jasa Konstruksi Minta Dinas Kelautan Sulsel Tunjuk Pemenang Kedua

64
ADVERTISEMENT

MAKASSAR — Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan dalam waktu dekat akan segera membangun breakwater di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

Breakwater atau penahan ombak sangat dibutuhkan oleh para nelayan di TPI Beba. Tokoh masyarakat dan Nelayan berharap agar pembangunan penahan ombak itu dapat dibangun di bulan Juni 2023 mendatang, sebelum musim barat tiba.

ADVERTISEMENT

Batalnya PT. Kemuning Yona Pratama, menjadi perhatian Ketua Perhimpunan Jasa Konstruksi Sulsel. Ir. Abdul Rahman. Ia mengatakan batalnya perusahaan asal Riau itu sebagai pemenang lelang karena cacat administrasi. Dia mengatakan adanya desak nelayan di Galesong agar pembangunan breakwater tetap berjalan.

“Batal nya PT. Kemuning Yona Pratama, sebaiknya dilakukan proses lanjutan dengan menunjuk pemenang cadangan kedua. Ini kan ada desakan nelayan di Galesong agar breakwater bisa terealisasikan tahun ini,” ujar Pemerhati Jasa Konstruksi ini, Rabu (31/5).

ADVERTISEMENT

Hal yang sama disuarakan Amiruddin Kepala UPTD TPI Beba Pemkab Takalar. Dirinya berharap agar Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel segera membangun penahan ombak agar kapal ataupun perahu nelayan aman saat di tambak di TPI Beba.

“Kami sangat berharap segera direalisasi tahun ini mengingat musim barat masuk di Bulan Desember, Januari hingga Februari masuk musim barat,” ungkap Kepala UPTD TPI Beba Pemkab Takalar.

ADVERTISEMENT

“Penahan gelombang (breakwater) semoga tahun ini dapat terealisasi. Ini sangat dibutuhkan nelayan di Galesong. Tidak hanya galesong, kapal nelayan asal kalimantan, Selayar dan kabupaten Sinjai melakukan bongkar ikan hasil tangkapan mereka,” sambungnya.

Dia juga menyampaikan selain penahan ombak. Para nelayan juga berharap adanya SPBU khusus nelayan dan pabrik es. “Nelayan disini juga berharap selain breakwater. Sekiranya Pemprov Sulsel dapat menghadirkan SPBU khusus nelayan dan pabrik es batu di TPI Beba,” imbuh Amiruddin. (*)

ADVERTISEMENT