Orasi Politik di Acara Konsolidasi Caleg Partai Gerindra, Aisyah Tiar Arsyad Tampil Memukau

222
ADVERTISEMENT

PALOPO — Partai Gerindra menggelar konsolidasi caleg se-Luwu Raya, pada Rabu (16/08/2023) di Gedung MCH Palopo. Konsolidasi dihadiri oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras dan Ketua DPC Gerinda se-Luwu Raya. Salah satu yang diberikan kesempatan untuk membawakan orasi politik adalah Aisyah Tiar Arsyad yang akan maju sebagai Caleg DPR RI Dapil III Sulsel.

Aisyah banyak mendapat applaus dari pengurus dan kader yang hadir. Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Komoditas Pasar Rakyat ini banyak memaparkan perjuangannya dalam membesarkan partai besutan Prabowo Subianto itu. Ia bergabung dengan Partai Gerindra sejak tahun 2012. Sebelumnya, bersama Sang Ayah, yakni Arsyad Kasmar, pernah bergabung dengan partai lain.

ADVERTISEMENT

” Karena terkesima dan kagum dengan sosok Prabowo Subianto, saya dan ayah bergabung dengan Partai Gerindra,” katanya. Arsyad Kasmar kemudian ditunjuk sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara. ” Alhamdulillah, saya bersama Ayah berhasil meraih enam kursi di DPRD Luwu Utara untuk Partai Gerindra,” katanya disambut apllaus hadirin yang hadir.

Pada tahun 2014 silam, ia pernah maju sebagai caleg DPR RI Dapil III Sulsel. Melalui kontribusinya, Partai Gerindra berhasil mendudukkan satu calegnya di DPR RI saat itu yakni Andi Nawir Pasinringi. ” Tahun 2019 saya kembali ikut bertarung di DPR RI di Dapil Jabar 11 dan berhasil meraih kursi. Salah satunya adalah Mulan Jameela. Jadi, dalam diri saya memang mengalir darah Gerindra. Kita harus berjuang agar Partai Gerindra makin disegani,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Pada Pemilu 2024 mendatang, Aisyah akan kembali maju menjadi caleg DPR RI Dapil III Sulsel. Ia memastikan perjuangan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya akan lebih mudah tercapai jika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto terpilih di Pilpres 2024. Dia menjelaskan, moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang berlaku sejak 2009 hanya dapat dicabut oleh presiden. Kedekatan emosional keluarga besar Aisyah dengan Prabowo Subianto diyakini dapat membujuk pendiri Partai Gerindra tersebut untuk mencabut moratorium DOB.

“Jika Prabowo presiden, pastinya saya sebagai kader Gerindra dan Wija to Luwu akan memperjuangkan percepatan pembangunan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya. Kita akan bantu pencabutan moratorium itulah yang akan saya perjuangan jika menjadi Anggota DPR nanti,” katanya beberapa waktu lalu.

Aisyah yang juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) menjelaskan salah satu alasan pusat belum merestui pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya adalah kesiapan daerah.

“Karena itu hal pertama yang akan saya lakukan di senayan adalah bagaimana memastikan percepatan pembangunan ekonomi dan infrastruktur di dapil 3, termasuk Luwu Raya. Kondisi hari ini Luwu Tengah belum siap dari segi infrastruktur dan sumber daya ekonomi. Sebagian besar infrastruktur di Luwu Raya juga belum memadai. Akses jalan misalnya. Karena itu kita harus memperjuangkan itu dulu. Kita harus mandiri dulu, karena hanya dengan begitu maka Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya bisa terbentuk,” urainya.

Beberapa program perjuangan yang disiapkan Aisyah antara lain menggelontorkan APBN untuk membangun infrastruktur transportasi, pertanian dan UMKM di dapil 3. Termasuk diantaranya pembangunan industri pengolahan pertanian di tanah Luwu. (*)

ADVERTISEMENT