MASAMBA–Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mencetak sawah rakyat sebanyak 2.960 hektare pada tahun 2026. Total tersebut diraih dari tiga tahapan pekerjaan.

“Di tahap 3 ini, Luwu Utara sudah mencetak sawah rakyat dengan luasan 2.960 hektare, dan alhamdulillah ini yang terbesar di Sulawesi Selatan,” kata Bupati Lutra, Andi Abdullah Rahim di Masamba, baru-baru ini.

Andi Rahim mengunkapkan, cetak sawah tahap satu dan dua telah berjalan sejak tahun 2.025. Pekerjaan yang berjalan saat ini yakni tahap 3 dengan luasan 830 hektare.

“Tahap pertama itu yang dicetak sebanyak 1.428 hektare, tahap dua 702 hektare dan telah berhasil. Saat ini on progres, sudah berjalan ada 830 hektare, jadi totalnya itu tadi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Lutra, Pasalongan menyebut, adapun target cetak sawah baru yang akan dikerjakan di tahap empat seluas 6.040 hektare. Target tersebut rencananya akan dikerjakan di setiap kecematan yang berada di Lutra.

“Untuk tahap 4 juga sudah ada jadwalnya, cuma belum jalan, tapi yang mau kerjakan itu pekerjaan sudah ada, luasannya itu 6.040 hektare,” ucapnya.

Dia menambahkan, cetak sawah tersebut akan terus bertambah dan mampu menjadi penopang kesejahteraan masyarakat. Tambahnya, setelah melalui perhitungan yang matang, Lutra mampu mecetak 20.000 hektare sawah rakyat.

“Kalau Lutra siap untuk mencetak 20.000 hektar sawah rakyat dan ini tentunya menjadi penggerak swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara,” tutupnya. (nada)