PALOPO–Minat calon mahasiswa untuk bergabung di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menunjukkan tren positif. Jumlah pendaftar tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan target penerimaan mahasiswa baru sebanyak 500 orang telah tercapai dan terlampaui.
Wakil Dekan I FKIP UMPalopo, Nasriandi, S.Pd., M.Hum., mengatakan peningkatan jumlah pendaftar terjadi di hampir seluruh program studi yang berada dibawah naungan FKIP.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap FKIP UMPalopo sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan di bidang keguruan dan kependidikan.
“Peningkatan jumlah pendaftar tersebut turut berdampak pada capaian penerimaan mahasiswa baru. FKIP UMPalopo sebelumnya menargetkan dapat menerima sebanyak 500 mahasiswa baru pada tahun ini. Alhamdulillah, target tersebut kini telah terpenuhi, bahkan jumlahnya telah melampaui angka yang ditetapkan,” katanya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak hanya berasal dari jalur penerimaan mahasiswa reguler. FKIP UMPalopo juga mendapatkan dukungan melalui program hibah pemerintah berupa penerimaan mahasiswa melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi.
Program tersebut antara lain diterapkan pada Program Studi Pendidikan Jasmani dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD). Khusus PGPAUD, program RPL Afirmasi tersebut tahun ini telah memasuki angkatan ketiga.
Tak hanya mengejar jumlah mahasiswa, FKIP UMPalopo juga terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Salah satu fokusnya adalah penguatan kompetensi mahasiswa, termasuk kemampuan berbahasa asing.
Nasriandi mengatakan, FKIP UMPalopo memiliki pusat bahasa yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Penguatan kemampuan Bahasa Inggris tersebut, kata dia, tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
“Selain kemampuan bahasa, mahasiswa juga dibekali pengalaman praktik melalui mata kuliah yang memungkinkan mereka terjun langsung ke lapangan,” urai Nasriandi.
FKIP UMPalopo juga terus melakukan evaluasi dan perbaikan kurikulum agar proses pembelajaran semakin relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Kesempatan mahasiswa FKIP UMPalopo untuk memperoleh pengalaman internasional juga terus diperluas. Salah satunya melalui program KKN Internasional di Thailand yang telah diikuti mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris selama beberapa tahun terakhir.
“Tahun ini, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMPalopo tercatat sedang mengikuti KKN Internasional di Thailand,” sebut Nasriandi.
Menurut Nasriandi, berbagai program internasional tersebut merupakan bagian dari komitmen FKIP UMPalopo dalam memberikan pengalaman yang lebih luas kepada mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia profesional.
“FKIP UMPalopo menyediakan sejumlah pilihan program studi, di antaranya Pendidikan Jasmani, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini atau PGPAUD. (putri)

