KORAN SERUYA, LUWU – DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu menggelar Pendidikan Politik Kader di Hotel Subur, Belopa, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang peningkatan kapasitas kader sekaligus konsolidasi partai dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia, Sularrahman, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 kader Golkar dari sejumlah kecamatan di Luwu, termasuk Kamanre, Belopa, Belopa Utara, Suli, dan Suli Barat.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi kader untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman politik, sekaligus memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat desa,” ujar Sularrahman dalam laporannya.
Menurutnya, kegiatan pendidikan politik ini merupakan bagian dari kewajiban partai politik yang didanai melalui hibah parpol untuk melaksanakan program peningkatan pendidikan politik masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan serupa akan terus digilir di setiap daerah pemilihan (dapil). Insya Allah tahun depan kita akan laksanakan di wilayah Walmas,” tambahnya.
Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD II Golkar Luwu, Andi Abdul Muharrir, yang mewakili Ketua DPD II Golkar Luwu, H. Patahudding.
Dalam sambutannya, Andi Muharrir menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi kader untuk memahami aturan dan arah kebijakan partai menjelang tahun politik 2029.
“Saya minta seluruh kader yang hadir menyimak dengan baik materi yang akan disampaikan, terutama dari KPU dan Kesbangpol, karena berkaitan langsung dengan regulasi Pemilu dan Pilkada 2029,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kerja keras seluruh kader untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Luwu.
“Di periode ini kita baru berhasil menempatkan kader di posisi Wakil Ketua DPRD,” ujarnya.
“Mari kita bekerja keras agar di Pemilu 2029 Partai Golkar bisa kembali menjadi pemenang, memiliki kursi Ketua DPRD, dan mengantarkan Ketua DPD Golkar Luwu, H. Patahudding, kembali menjadi Bupati Luwu,” tegasnya.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Erniyanti Zain dan menghadirkan pemateri dari KPU Luwu, Kesbangpol, serta DPD I Partai Golkar Sulsel.
Sesi materi disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Luwu, Abdullah Sappe Amping Maja, yang menyoroti besarnya potensi Partai Golkar dalam memenangkan kontestasi politik bila seluruh elemen partai bergerak secara terpadu.
“Golkar ini punya banyak sekali sayap partai. Kalau seluruh mesin politik itu bisa digerakkan dengan baik, saya yakin tidak mustahil Golkar bisa menjadi pemenang sesungguhnya,” ujar Abdullah.
Ia menyebut sejumlah organisasi sayap seperti KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar), AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), Kosgoro, Soksi, dan Satkar Ulama yang memiliki jaringan kuat dan basis massa luas di masyarakat.
“Kalau semua sayap ini saling bahu-membahu memperjuangkan kadernya, kekuatan Golkar akan luar biasa besar,” ujarnya.
Abdullah juga menyinggung perjalanan panjang pelaksanaan Pemilu di Indonesia.
“Kalau dilihat dari sejarah panjang Pemilu di Indonesia, sudah 13 kali Pemilu kita laksanakan, mulai dari tahun 1955 hingga 2024. Prinsip dasarnya tetap sama: langsung, umum, bebas, rahasia, dan kini ditambah jujur serta adil,” jelasnya. (Ayonk)

