PALOPO–Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Palopo, Sulawesi Selatan, memperkuat program kedisiplinan siswa sebagai salah satu upaya membentuk karakter sekaligus meningkatkan prestasi akademik di tahun ajaran 2026/2027.

Kepala SMP Negeri 4 Palopo, Baso Aslamin, mengatakan, kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan ketepatan waktu dan kerapian dalam mengenakan seragam, tetapi juga mencakup kedisiplinan dalam belajar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menghormati guru dan sesama siswa.

“Kedisiplinan tidak hanya soal datang tepat waktu dan seragam rapi. Tapi juga disiplin belajar, disiplin menjaga kebersihan, dan disiplin menghormati guru serta teman,” ujarnya.

Baso mengatakan, penerapan kedisiplinan akan berjalan efektif apabila aturan dibuat secara jelas, diterapkan secara konsisten, serta disosialisasikan kepada seluruh siswa. Untuk membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah, seluruh stakeholder juga dituntut menjadi teladan bagi siswa.

Sebagai salah satu terobosan baru, SMPN 4 Palopo menerapkan aturan bagi siswa yang sedang mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas. Siswa tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa membawa kartu identitas atau kartu izin meninggalkan proses pembelajaran.

Kepala SMP Negeri 4 Palopo, Baso Aslamin, mengatakan, kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan ketepatan waktu dan kerapian dalam mengenakan seragam, tetapi juga mencakup kedisiplinan dalam belajar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menghormati guru dan sesama siswa.

“Setiap kelas disiapkan dua kartu izin yang dapat digunakan siswa ketika memiliki keperluan untuk keluar kelas. Sementara bagi siswa yang harus meninggalkan lingkungan sekolah karena keperluan mendesak, disiapkan kartu izin khusus yang diberikan secara terpisah,” katanya.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari siswa. Salah seorang siswa SMPN 4 Palopo, Olivia Claurencia Sarra menilai aturan tersebut dapat membantu siswa lebih tertib selama mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, adanya kartu izin membuat siswa tidak bisa sembarangan keluar masuk kelas saat pembelajaran berlangsung.

“Menurut saya, aturan ini bagus karena membuat kami lebih disiplin dan tidak sembarangan keluar kelas saat pelajaran berlangsung. Kalau memang ada keperluan, kami harus meminta izin terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain memperkuat kedisiplinan dari dalam sekolah, Baso juga mengapresiasi kerja sama dengan pemerintah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta masyarakat dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan kondusif.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Palopo, Sulawesi Selatan, memperkuat program kedisiplinan siswa sebagai salah satu upaya membentuk karakter sekaligus meningkatkan prestasi akademik di tahun ajaran 2026/2027.

Sepanjang tahun ajaran baru ini, pihak sekolah juga akan memperketat pengawasan terhadap penerapan tata tertib. Sejumlah poin yang menjadi perhatian di antaranya kehadiran tepat waktu, kerapian atribut sekolah, serta larangan membawa dan menggunakan telepon seluler selama jam pelajaran.

Namun, sekolah tetap memberikan kebijakan penggunaan telepon seluler apabila terdapat mata pelajaran yang memang membutuhkan perangkat tersebut. Penggunaannya tetap berada di bawah pengawasan guru mata pelajaran.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Palopo, Sulawesi Selatan, memperkuat program kedisiplinan siswa sebagai salah satu upaya membentuk karakter sekaligus meningkatkan prestasi akademik di tahun ajaran 2026/2027.

Pihak sekolah juga mengoptimalkan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK). Setiap pelanggaran yang dilakukan siswa akan ditangani secara cepat dan tepat dengan pendekatan persuasif, sehingga penyelesaian masalah tetap mengedepankan kenyamanan dan pembinaan terhadap siswa.

Selain siswa, guru dan tenaga kependidikan juga diminta menjadi contoh dalam menerapkan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

Dengan semangat baru pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMPN 4 Palopo menargetkan peningkatan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus mencetak lulusan yang berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan global. (nada)