PALOPO–Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Zulkifli Halid, menghadiri acara penahbisan atau peresmian Gedung Gereja Kibaid Jemaat Palopo, di Jalan Batara Nomor 62, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, hari Senin, 6 Juli 2026.
Acara puncak penahbisan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Badan Pengurus Majelis Sinode Gereja Kibaid, Pendeta Yulianus Tandirerung. Dilanjutkan pengguntingan pita oleh Pj Sekda, Zulkifli Halid dan penyerahan kunci gereja dari Pendeta Yulianus Tandirerung kepada Ketua Majelis Gereja Kibaid Jemaat Palopo.
Gereja megah ini dibangun sejak tahun 2012 hingga 2025 dengan total anggaran sebear Rp3.398.000.000 lebih. Dana tersebut berasal dari swadaya jemaat Rp2.717.000.000 lebih, bantuan Pemerintah Kota Palopo Rp10.000.000, bantuan Pemerintah Pusat melalui anggota DPR RI sebesar Rp350.000.000, serta donatur lainnya Rp320.000.000 lebih.
Saat ini, Gereja Kibaid Jemaat Palopo memiliki 102 Kepala Keluarga. Rinciannya 65 KK lengkap dan 37 KK tidak lengkap, dengan total 306 jiwa.
Ketua Panitia Pelaksana Penahbisan Gereja Kibaid Jemaat Palopo, Ratu Krisna Tondok, berharap setelah diresmikan, gereja ini tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga menjadi terang dan berkat bagi masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, baik secara moril maupun materil, sehingga pembangunan rumah Tuhan ini bisa terwujud. Prosesnya tidak mudah,” ujar Ratu
Sementara itu, Pj Sekda Kota Palopo, Zulkifli Halid, mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas diresmikannya tempat ibadah tersebut.
“Semoga gereja ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Jemaat semakin rajin beribadah dan dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat di sekitar, termasuk generasi muda,” kata Zulkifli.
Senada itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil, yang turut hadir mengatakan peresmian ini menjadi motivasi bagi Jemaat Kibaid yang telah bersatu membangun rumah ibadah. Ia berharap hal ini juga memotivasi jemaat lain untuk bahu-membahu menjaga kerukunan umat beragama di Kota Palopo.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada hamba Tuhan yang pernah melayani di Gereja Kibaid Jemaat Palopo.
Untuk diketahui, rangkaian Penahbisan Gereja Kibaid Jemaat Palopo berlangsung selama tiga hari, 4 hingga 6 Juli 2026. Kegiatan diawali jalan sehat berhadiah dan pemeriksaan kesehatan gratis pada 4 Juli. Dilanjutkan ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan syukuran tahunan serta pelepasan gembala dan tenaga magang pada 5 Juli. Puncak kegiatan dilaksanakan hari ini, Senin 6 Juli 2026. (nada)

