Pj Walikota Palopo Canangkan Kampung Siaga Bencana di Telluwanua

30
Penjabat (Pj) Walikota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si., bersama Direktur PSKBA Kementerian Sosial RI, Muh. Delmi. SH., Kabid Linjamsos Dinas Sosial Pemprov Sulsel, Herman, dan unsur Forkopimda Kota Palopo serta Kadis Sosial dan Ketua PMI kota palopo memukul gong tanda pencanangan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Telluwanua, di Lapangan Kelurahan Maroangin, Sabtu, 24/2/2024
ADVERTISEMENT

PALOPO–Penjabat (Pj) Walikota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si., bersama Direktur PSKBA Kementerian Sosial RI, Muh. Delmi. SH., Kabid Linjamsos Dinas Sosial Pemprov Sulsel, Herman, dan unsur Forkopimda Kota Palopo serta Kadis Sosial dan Ketua PMI kota palopo memukul gong tanda pencanangan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Telluwanua, di Lapangan Kelurahan Maroangin, Sabtu, 24/2/2024

Ditempat yang sama, dikukuhkan sebanyak 60 orang relawan anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Telluwanua. Pengukuhan dilakukan oleh penjabat Wali Kota Palopo, Asrul Sani yang bertindak sebagai pembina apel.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, Zulkifli Halid, dalam laporannya pada kesempatan itu mengatakan bahwa Kampung siaga bencana yang diinisiasi kementerian sosial RI merupakan program yang sangat strategis terutama bagi daerah-daerah yang rawan bencana.

“Ini merupakan yang pertama dilakukan di Indonesia, di tahun 2024 ini. Ini hal yang luar biasa, bahwa kita menjadi pionir di tahun ini dalam pelaksanaan KSB”, ungkap Zulkifli.

ADVERTISEMENT

Zulkifli melanjutkan, kegiatan ini dibarengi juga dengan kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS), dimana Dinas Sosial Kota Palopo dibantu Taruna Siaga Bencana (Tagana) pusat, propinsi, dan Tagana-Tagana lokal kota palopo menyebar kesekolah-sekolah memberikan edukasi dan bimbingan kepada siswa-siswi terkait kesiap siagaan bencana.

“Disamping itu juga ada Lumbung Sosial, yang menjadi bagian dari KSB ini. Lumbung sosial ini sifatnya kontinyu, jadi kalau lumbung sosialnya sudah habis atau berkurang, nanti kita akan usulkan untuk diisi kembali melalui dinas sosial”, jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulsel, yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Herman, mengungkapkan, wujud partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana adalah kesiap siagaan mereka terhadap segala sesuatu yang dilakukan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Untuk menciptakan kondisi tersebut masyarakat perlu dibekali serangkaian pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan penanggulangan bencana, salah satunya adalah pembentukan wadah Kampung Siaga Bencana.

Herman juga menyampaikan Apresiasi dan Terima kasih kepada Kemensos yang telah menunjuk dan menempatkan dua pembentukan KSB di Sulsel yakni di Kota Palopo dan Kabupaten Pangkep yang memang merupakan daerah dengan kerawanan bencana.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos RI, Muh. Delmi, mengatakan, KSB dibentuk berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat, dimana di kota Palopo yang dibentuk mempunyai kerentanan dan ancaman bencana yang cukup besar.

“Kami sudah berdialog bersama Pj Wali Kota. Kota palopo ini merupakan daerah yang rentan bencana, hal itu menjadi informasi juga buat kami, jadi informasi yang sangat penting untuk melakukan kegiatan-kegiatan dikota Palopo kedepan. dan kegiatan-kegiatan yang ada di direktorat PSKBA khususnya akan kami laksanakan juga, In Sya Allah, dalam rangka mitigasi bencana, maupun pada saat kejadian dan pasca bencana.

Sementara itu, Pj Wali Kota Palopo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam minggu pertama sejak dirinya ditunjuk sebagai penjabat Wali Kota di kota palopo, dirinya langsung melakukan pemetaan, dan salah satu yang penting menurutnya adalah terkait dengan kebencanaan.
Pj Wali Kota berharap, dengan adanya KSB ini kita berharap menjadi wadah pembelajaran bagi masyarakat terkait mitigasi bencana, mengenal jenis-jenis bencana, bagaimana kita mengevakuasi, bagaimana memberikan pertolongan pertama.

“Hari ini kita canangkan di Telluwanua, kita berharap semua kecamatan juga nanti membentuk dan sebenarnya kita berharap semua masyarakat menjadi relawan”, ungkap Asrul Sani.

Asrul Sani juga menyampaikan terimakasih kepada Kementerian sosial melalui direktur PSKBA atas kepedulian terhadap kota Palopo yang memberikan begitu banyak bantuan dan mengadakan pembentukan KSB di kota palopo.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pemberian sertifikat secara simbolis kepada ketua KSB kecamatan Telluwanua oleh Pj wali kota palopo, dan juga penyerahan bantuan dari kementerian sosial RI dalam rangka kesiapsiagaan dan mitigasi di kota Palopo yang terdiri dari bantuan isi lumbung sosial KSB Telluwanua senilai Rp 276.359.103,- bantuan ini diserahkan direktur PSKBA Kemensos kepada Pj Wali Kota Palopo yang kemudian diserahkan kepada pengurus KSB kecamatan Telluwanua.

Hadir Paula pada kesempatan itu Asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, serta pilar-pilar sosial dinas sosial (PKH, TKSK dan masyarakat serta undangan lainnya. (***)

ADVERTISEMENT