LUWU– Sebagai bentuk nyata komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Kertajati” – Kelompok Ekonomi Rakyat Tangguh di Desa Tede, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu,pada Rabu(5/9/2025).

Program ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam membantu masyarakat sekitar hutan untuk mengembangkan potensi lokal melalui budidaya jamur tiram, yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi serta ramah lingkungan. Bantuan ini diserahkan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Tede Lestari, dengan dukungan dan pendampingan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Latimojong.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan KPH Latimojong, Rusydi Mustamin, yang menekankan pentingnya pengelolaan hutan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, jamur tiram merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang bernilai ekonomi tinggi dan bisa menjadi alternatif penghasilan masyarakat di sekitar hutan.

“Budidaya jamur tiram adalah contoh nyata bagaimana masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi tanpa harus menebang pohon. Dengan memanfaatkan limbah serbuk gergaji sebagai media tanam, kegiatan ini tidak hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga membantu mengurangi limbah kayu yang selama ini kurang termanfaatkan,” jelas Rusydi.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di wilayah Bastem.

Dalam kegiatan tersebut, PLN diwakili oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum (SRM KKU) PLN UIP3B Sulawesi, Hary Subagyo, yang menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal.

“Melalui program Kertajati, kami ingin menghadirkan makna dari kata ‘rakyat tangguh’. Tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi, tangguh dalam menjaga lingkungan, dan tangguh dalam membangun kemandirian. PLN tidak hanya hadir melalui listrik, tapi juga melalui langkah-langkah sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hary.

Sebagai bentuk simbolis, Hary Subagyo menyerahkan plakat program TJSL Kertajati kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, H.Sulaiman.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian PLN terhadap masyarakat pedesaan, terutama di wilayah sekitar hutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP3B Sulawesi atas perhatian dan kontribusinya terhadap masyarakat Luwu, khususnya di Bastem Utara. Program seperti ini sangat kami apresiasi karena secara langsung membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Sulaiman.

Salah satu anggota Kelompok Tani Hutan Tede Lestari, Ayu Salemban, turut menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PLN. Ia mengaku, sebelumnya budidaya jamur tiram hanyalah angan-angan yang ia lihat dari tayangan YouTube.

“Dulu saya hanya bisa bermimpi punya kumbung jamur sendiri. Setelah melihat video di YouTube, saya sering berpikir bagaimana caranya agar bisa seperti itu. Tapi sekarang, berkat bantuan dari PLN, mimpi itu jadi kenyataan,” ujar Ayu dengan mata berbinar.

Saat ini, produksi jamur tiram yang dikelola oleh kelompoknya telah mencapai sekitar 10 kilogram per hari, dengan harga jual Rp50.000 per kilogram. Hasil penjualan tersebut menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga dan membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

“Kami tidak menyangka hasilnya akan secepat ini. Setiap panen, kami bisa menjual langsung ke pasar Bastem dan ke beberapa warung makan di sekitar sini. Terima kasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” tambahnya penuh semangat.

Sementara itu, dari sisi Unit Pelaksana Transmisi Palu (UPT Palu), Manager PLN UPT Palu, Yudha Verdiansyah, menyampaikan kebanggaannya melihat dampak positif dari program ini bagi masyarakat di sekitar infrastruktur kelistrikan PLN.

“Kami senang melihat warga yang tinggal di kawasan dekat tower SUTT PLN dapat merasakan dampak yang baik dari kehadiran PLN. Harapannya, sedikit demi sedikit sebisa mungkin kami berkomitmen dalam tanggung jawab sosial, terutama kepada masyarakat sekitar SUTT,” ujar Yudha.

Selain itu, Manager ULTG Palopo, Rahmat Chandra Manaf, yang merupakan penanggung jawab kelistrikan di wilayah Luwu Raya, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kehadiran PLN di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kami, selaku pelaksana lapangan yang bertugas, tidak hanya fokus pada pelayanan energi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan masyarakat harapannya kegiatan ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju kemandirian ekonomi masyarakat Desa Tede. Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, kami ingin melihat KTH Tede Lestari tumbuh menjadi contoh sukses pemberdayaan masyarakat hutan di Sulawesi Selatan,” jelas Rahmat

Melalui program TJSL “Kertajati”, PLN UIP3B Sulawesi berharap masyarakat di Desa Tede dan sekitarnya dapat terus mengembangkan usaha budidaya jamur tiram secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menggali potensi lokal dan memanfaatkan hasil hutan bukan kayu sebagai sumber ekonomi alternatif.

Dengan semangat kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, Desa Tede kini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana energi listrik dan energi sosial dapat berjalan beriringan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik.

“Kami percaya, membangun bangsa bukan hanya tentang menerangi rumah, tetapi juga tentang menerangi harapan,” tutup Hary Subagyo dalam akhir sambutannya.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada tiga pilar utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui program ini, PLN terus berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia, sejalan dengan visi Menjadi perusahaan listrik terkemuka yang berorientasi pada pelayanan dan keberlanjutan.(rls/jun)