BELOPA–Tim penyidik Satlantas Polres Luwu, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tabrakan bus Remaja Jaya dan mobil tangki transportir BBM milik PT Nirmala Fortuna Abadi di Jalan Topoka, Belopa, Selasa (21/4/2026). Hasil olah TKP, polisi menemukan alat isap sabu jenis bong di mobil tangki BBM tersebut.
Alat isap Narkoba jenis sabu itu ditemukan ditemukan polisi di kabin pengemudi. Barang bukti yang ikut disita tersebut seperti pipet dan tutup botol air mineral yang telah dimodifikasi dengan dua lubang.
Kanit Gakum Satlantas Polres Luwu, Ipda Indar membenarkan adanya alat seperti bong yang ditemukan pihaknya saat olah TKP, di kabin pengemudi mobil tangki.
”Dari olah TKP, kami menemukan barang yang diduga alat isap sabu. Barang bukti tersebut sudah kami amankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Ipda Indar.
Terkait kondisi sopir dari kedua kendaraan, menurut Ipda Indar, mereka masih menjalani perawatan medis di rumah sakit karena mengalami luka-luka. Polisi belum bisa mengambil keterangan mendalam dari para pengemudi.
”Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pengaruh Narkotika (fly) dalam insiden ini,” katanya.
KRONOLOGIS TABRAKAN
Bus Remaja Jaya ditabrak truk tangki BBM yang oleng setelah keluar jalur di Kabupaten Luwu. Kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan kernet truk tangki meninggal dunia. Insiden tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 03.10 Wita. Kecelakaan diduga dipicu sopir truk yang mengantuk saat berkendara.
“Hasil olah TKP sopir truk tangki keluar dari jalurnya, kemungkinan karena mengantuk. Kernet mobil tangki meninggal dunia,” kata Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi, Selasa (21/4/2026).
Kejadian bermula ketika truk tangki solar milik PT Nirmala Fortuna Abadi bergerak dari arah Palopo menuju Luwu. Dalam perjalanan, truk tersebut oleng. “Mobil tangki bergerak dari arah utara ke selatan kemudian oleng ke jalur sebelah kanan, sehingga menabrak mobil bus dari arah berlawanan,” jelasnya.
Peristiwa itu mengakibatkan sopir tangki dan sopir bus dilarikan ke rumah sakit karena luka serius. Kernet bus dan seorang penumpang turut dilarikan ke rumah sakit. “Total 5 orang dilarikan ke rumah sakit akibat memiliki luka robek serius, dan beberapa luka lainnya. Namun satu orang kernet tadi meninggal dunia di rumah sakit,” bebernya.
Polisi telah mengamankan semua barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara penumpang lainnya telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus lain.
“Kita telah mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit serta mengamankan barang bukti. Saat ini juga korban sudah buat laporan polisi dan kita akan melakukan proses penyelidikan,” jelasnya. (ayonk)

