PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sejak 1 November 2025 hingga 4 Desember 2026 mendatang. Pada Maret 2026 ini, kampus biru yang beralamat di poros Binturu, Jalan Andi Djemma ini memasuki tahapan gelombang ketiga dari proses PMB 2026.

Sekretaris Penerimaan Peserta Mahasiswa Baru (P2MB) UMPalopo, Ahmad Refki Saputra, menjelaskan, Program Studi (Prodi) Pertambangan Fakultas Sains dan Teknologi memiliki keunggulan utama dari sisi tenaga pengajar.

“Prodi pertambangan tahun kemarin (2025) adalah tahun pertama. Jika ditanya soal keunggulan tenaga pengajar, dosen-dosennya memang banyak dari praktisi seperti perusahaan-perusahaan yang terjun langsung di bidang pertambangan,” ujarnya.

Selain itu, fasilitas perkuliahan prodi tersebut juga telah mendukung proses pembelajaran mahasiswa. “Yang kedua, fasilitas dalam proses perkuliahan di prodi pertambangan telah menyediakan laboratorium sebagai penunjang proses perkuliahan. Adapun fasilitas lainnya seperti bangku kuliah, ruangan kelas dan biaya kuliah yang masih terjangkau bagi masyarakat umum,” jelasnya.

Diketahui, pada penerimaan pertama tahun lalu, jumlah pendaftar prodi pertambangan mencapai sekitar 550 orang, namun hanya sekitar 160 orang yang dinyatakan lulus. “Karena periode tahun pertama yang kami terima masih terbatas jumlahnya, dan seperti sekarang ini memang ada pembatasan agar bisa menjaga ritme atau tingkat perkembangan pendaftar mahasiswa,” papar Rifki.

Untuk gelombang ketiga saat ini, pendaftar prodi pertambangan telah mencapai angka 300 dan hampir menyentuh 400 orang. “Yang dinyatakan lulus belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses,” jelasnya.

Rifki juga menambahkan, prodi Teknik Pertambangan memiliki jalur khusus yang harus dilalui calon mahasiswa. “Ada bagian khusus seperti yang pertama wawancara khusus yang memuat bagaimana kesiapan calon mahasiswa untuk berkuliah di jurusan pertambangan. Yang kedua bagaimana kesiapan dan kesehatan calon mahasiswa baru Teknik Pertambangan untuk kuliah di program studi tersebut,” imbuhnya. (Wahdi)