Rapat dengan Pemprov Sulsel, Judas Amir: Palopo Butuh Alat PCR untuk Deteksi Dini Warga Tertular Corona

203
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Walikota Palopo Drs. HM. Judas Amir, MH menyatakan, Pemkot Palopo bersama unsur terkait lainnya di daerah ini telah melaksanakan instruksi Presiden RI terkait penanganan covid-19.

Instruksi Presiden tersebut terkait penerapan PPKM di masa pandemi, termasuk vaksinasi secara baik.

ADVERTISEMENT

“Sesuai instruksi Presiden saya telah memperpanjang PPKM level 3 di Palopo hingga 9 Agustus,” kata Judas Amir,

Judas Amir menyampaikan hal tersebut saat mengikuti rapat secara virtual terkait koordinasi penanganan Pandemi Covid-19, Vaksinasi dan Pemulihan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Rabu 04 Agustus 2021.

ADVERTISEMENT

Saat rapat virtual tersebut, Walikota Palopo dua periode ini didampingi Sekretaris Daerah Kota Palopo Drs. Firmanza DP, SH.,M.Si, Forkopimda, Asisten III Setda Kota Palopo Dr. dr. HM. Ishaq Iskandar, M.Kes, Kadis Kesehatan Kota Palopo Taufiq S.Kep.,Nrs.,M.Kes,Kadis Sosial Awaluddin, Direktur RSUD Sawerigading dr. Nasaruddin Nawir, Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palopo Wahyudin.

Dikatakan Judas Amir, berbagai instruksi Presiden telah dilaksanakan di Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Misalnya, sebut Judas Amir, program vaksinasi telah berjalan baik di Palopo menyasar masyarakat.

“Kita harus melakukan vaksinasi secara baik, kemudian kita diminta untuk bagaimana ada isolasi secara baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir menyampaikan kendala yang dihadapi Pemkot Palopo terkait penanganan covid-19.

Kendala tersebut, katanya, Pemkot Palopo yang telah membentuk Satgas melibatkan unsur TNI dan Polri, tidak ditunjang peralatan memadai, terutama peralatan untuk PCR.

“KIta sangat perlukan peralatan PCR untuk mendeteksi dini warga terpapar covid-19 agar bisa ditangani cepat hingga tidak menularkan kepada warga lainnya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Dr. Abdul Hayat., M.Si menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintahan kabupaten/kota yang telah memberikan support dan dukungan, serta kepada masyarakat Sulsel untuk mewujudkan Sulsel sehat dengan menekan laju penyebaran Covid-19.

Disampaikan Abdul Hayat, kasus positif covid-19 di Sulsel selama dua minggu terakhir ini mengalami peningkatan, sehingga patut mendapat perhatian serius.

Dikatakan, upaya penanggulangan pandemi tidak cukup dengan menerapkan protokol kesehatan saja, namun diperlukan intervensi antara lain secara bersama mengaktifkan satgas covid baik tingkat provinsi maupun kab/kota.

Sementara Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, ST dalam arahannya menyampaikan bahwa provinsi membuka akses untuk para relawan yang ingin ikut bergabung, terkhusus dalam penanganan isolasi.

“Tak hanya di provinsi tapi di kab/kota dapat membuka akses jika memang ada relawan yang dapat membantu,” katanya.

Dikatakan, perlu adanya gotong royong dalam penanganan pandemi corona.

“Kita tidak bisa melakukan sendiri, jadi kita harus bersama masyarakat, TNI, Polri dan juga pemerintah harus bersatu,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah membantu percepatan vaksin di Sulsel. (*)

ADVERTISEMENT