PALOPO–Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Sulawesi Selatan, menyalurkan sebanyak 128.010 kilogram beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 4.267 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kecamatan Mungkajang dan Wara Timur.
Bantuan untuk alokasi Juli hingga September 2026 tersebut disalurkan secara simbolis oleh Wali Kota Palopo Naili Trisal di sejumlah kelurahan pada Rabu (9/9/2026). Setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk memenuhi alokasi selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran CPPD dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketahanan pangan, menangani kerawanan pangan, serta mendukung program penanggulangan kemiskinan.
“Penyaluran cadangan pangan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga kestabilan pangan dan meredam dampak ketidakpastian ekonomi,” ujar Walikota Palopo, Naili Trisal, yang turun langsung membagikan beras CPPD secara simbolis.
Video TNI dari Kodim 1403 Palopo Obrak-Abrik Tambang Emas Ilegal di Luwu, Tak Libatkan Polisi
Di Kecamatan Mungkajang, sebanyak 31.830 kilogram beras disalurkan kepada 1.061 PBP yang tersebar di empat kelurahan. Rinciannya, Kelurahan Kambo sebanyak 199 penerima, Latuppa 252 penerima, Mungkajang 310 penerima, dan Murante sebanyak 300 penerima.
Sementara di Kecamatan Wara Timur, bantuan diberikan kepada 3.206 PBP dengan total beras sebanyak 96.180 kilogram. Penerima di Kecamatan Wara Timur tersebar di Kelurahan Benteng sebanyak 355 PBP, Malatunrung 181 PBP, Ponjalae 656 PBP, Pontap 1.056 PBP, Salekoe 155 PBP, Salutellue 303 PBP, serta Surutanga sebanyak 500 PBP.
“Kami ingin memastikan seluruh warga yang terdata, khususnya kelompok penerima bantuan, memiliki akses yang aman dan cukup terhadap bahan pangan pokok. Semoga beras 30 kilogram ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu konsumsi keluarga sehari-hari,” tutur Naili.
Dalam penyaluran tersebut, Walikota Palopo didampingi Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Taufiq Gurrahman, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palopo, Asmiati, serta jajaran Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan. Termasuk dihadiri camat, lurah di wilayah penyaluran, serta masyarakat penerima bantuan pangan. (nada)

