Sabtu 23 Mei, Jemaah An Nadzir Gowa Gelar Salat Idulfitri

182
jemaah An Nadzir di Kabupaten Gowa
ADVERTISEMENT

GOWA–Meski 1 Syawal 1441 H baru akan jatuh pada Ahad, 24 Mei 2020, jemaah An Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akan melaksanakan salat Idulfitri
pada Sabtu besok, 23 Mei.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Keputusan ini disepakati oleh tim 7 pimpinan jemaah An Nadzir berdasarkan metode pemantauan pergerakan bulan dan pengamatan pasang air laut di beberapa lokasi.

“Kami perkirakan puncak bulan Ramadhan dan masuknya bulan Syawal pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WITa, kami tetap berpuasa hingga siang besok, salat Idul Fitri kami selenggarakan Sabtu (23/5) pagi nanti,” ujar pimpinan jemaah An Nadzir Ustaz Samiruddin Panemmui dilansir KORAN SERUYA dari
Detikcom, Jumat (22/5/2020).

Menurut Samiruddin, salat Idul Fitri berjemaah akan digelar di masjid perkampungan An Nadzir di Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, dan akan dihadiri sekitar 500 anggota jemaah.

ADVERTISEMENT

Samiruddin juga mengaku telah berkoordinasi dengan aparat Polres Gowa dan Polsek setempat seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk proses pengamanan kelancaran proses ibadah anggota jemaah An Nadzir.

“Kami telah laporkan hasil keputusan kami terkait salat Idul Fitri ke pihak kepolisian, salat Id digelar dengan protokol kesehatan untuk mencegah Corona, seperti menggunakan masker dan hanya diikuti anggota jemaah di perkampungan An Nadzir sendiri,” tambah Samiruddin.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Sementara itu terkait penentuan masuknya 1 Syawal 1441 Hijriyah, jemaah An Nadzir memiliki beberapa tahapan, mulai dari pemantauan dari awal, pertengahan, dan akhir Ramadan, dengan mengintai posisi terbitnya bulan.

Termasuk juga memantau pasang surutnya tinggi permukaan air laut di beberapa titik lokasi, seperti di Bone, Palopo, Takalar, dan Kolaka. Seperti diketahui sebelumnya, Jemaah An Nadzir sehari lebih dulu dibandingkan jadwal yang ditetapkan Kementerian Agama, Kamis, 23 April lalu.

“Untuk mengetahui pergantian bulan Ramadan ke bulan Syawal, maka kita akan konfirmasikan pantauan anggota tim di lapangan untuk mengetahui pasang puncak air laut Jumat siang esok,” pungkasnya. (*/tari)

ADVERTISEMENT