TEPAT hari Rabu ini, 25 Februari 2026, sepekan sudah kasus perampokan menewaskan Ririn, penjaga BRI Link di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, terjadi. Namun sampai saat ini, terduga pelaku belum ditangkap. Polisi berdalih baru sebatas mengantongi identitas orang yang dicurigai merampok dan menghabisi nyawa alumni UNCP Palopo itu, 18 Februari 2026 lalu.
Keluarga Ririn sangat gelisah karena pelaku masih bebas berkeliaran. Karena itu, mereka mendatangi Mapolsek Walenrang untuk mempertanyakan sejauhmana penyelidikan kasus ini. Mereka meminta jajaran Kepolisian, baik Polres Luwu dan Polsek Walenrang, agar serius menyelidiki pelaku dan segera menangkapnya.
“Sudah hampir sepekan keluarga kami dibunuh, tetapi pelaku belum ditangkap. Bahkan, polisi belum mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap pelaku yang telah dikantongi identitasnya. Kami minta pelaku bisa segera ditangkap,” tegas salah satu keluarga Almarhumah Ririn saat berdialog dengan Kapolsek Walenrang, Senin lalu, 23 Februari 2026.
Keluarga korban mengaku sangat resah lantaran pelaku belum diamankan. Apalagi beberapa hari terakhir ini, foto pria diduga pelaku viral di media sosial. “Kami sangat kecewa karena pelaku belum diamankan. Kami minta keadilan harus ditegakkan,” kata keluarga korban.
Kekecewaan keluarga Almarhumah Ririn memuncak. Lantaran tidak mendapatkan penjelasan memuaskan dari Kapolsek Walenrang, mereka kemudian mendatangi rumah Ri, warga Bulo, Walenrang, yang mereka curigai sebagai terduga pelaku yang tega merampok dan membunuh Ririn. Mereka melampiaskan kemarahannya dengan merusak rumah terduga pelaku.
Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Aziz saat menemui puluhan keluarga korban, meminta agar mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada pihak Kepolisian. Menurutnya, sampai saat ini, polisi dari Polres Luwu dan Polsek Walenrang, masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. “Kami tidak tinggal diam. Sejak kejadian ini, kami telah melakukan upaya penyelidikan hingga pengejaran terhadap terduga pelaku. Namun sampai saat ini, terduga pelaku belum diamankan,” kata AKP Abdul Azis.
Dikatakan, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku. Namun pihaknya tidak bersedia mempublikasikan lantaran dikhawatirkan terduga pelaku semakin melarikan diri jika telah mengetahui dirinya jadi target penangkapan. “Doakan saja, semoga upaya pencarian terhadap terduga pelaku bisa membuahkan hasil,” katanya.
Kasus perampokan sadis ini terjadi di wilayah Walenrang, Kabupaten Luwu. Sebuah kios BRI Link di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang (Walmas), Rabu (18/2/2026) siang lalu, sekitar pukul 14.00 Wita, jadi sasaran perampokan.
Dalam insiden ini, penjaga kios BRI Link bernama Ririn, 31 tahun, warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, jadi korban. Dia ditemukan tewas dengan luka parah di bagian kepala saat tengah berjaga seorang diri di tempat kerjanya. (wahdi)

