“Saya Menjilat untuk Selamatkan Bangsa,” Kata Ngabalin Tanggapi Mural ‘504 Error’

228
Ali Mochtar Ngabalin
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Usai viral mural Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertuliskan ‘404: Not Found’, kini mural seperti sosok Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Jika Jokowi, 404, maka Ngabalin bertuliskan ‘504 Error’ juga ramai diperbicangkan.

Menyikapi mural ‘504 Error’ tersebut, Ali Mochtar Ngabalin, yang tidak lain Tenaga ahli KSP ini mengaku tidak mempermasalahkan mural tersebut. Termasuk jika dirinya dicap sebagai penjilat juga tak masalah.

Menariknya, Ngabalin berpendapat, kalau benar dirinya dianggap penjilat atau king of raja penjilat, apa yang dilakukannya itu untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Termasuk menyelamatkan generasi bangsa.

ADVERTISEMENT

“No problem, saya tidak keberatan,” kata Ngabalin, Minggu (22/8/2021) kepada wartawan.

Ngabalin mengaku mendapatkan informasi bahwa mural tersebut digambarkan di Bogor dan Malang. Namun dirinya tidak merinci lokasi tepatnya mural tersebut digambarkan.

Mural 504 Error /tangkap layar Twitter @AchmadAnnama/

“Lokasi itu di Bogor, ada juga di Malang sama yang di Tangerang. Presiden Joko Widodo di Tangerang itu mereka menulis ‘404 Not Found’. Di Bogor mereka ada tulis. Di Malang juga ada,” katanya.

Diketahui, jagat Twitter diramaikan foto mural seperti sosok tenaga ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin dengan tulisan ‘504 Error’ menutupi bagian matanya. Mochtar Ngabalin mengaku sudah tahu soal mural tersebut.

Ngabalin yang dulu sering berkunjung ke Kota Palopo, menyebut mural ‘Ngabalin 504 Error’ itu tak lebih dari resiko perjuangannya untuk membela bangsa dan negara, serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya intoleransi dan paham radikal. Ngabalin menegaskan Islam yang sesungguhnya adalah damai.

“Sekali lagi tidak masalah, tidak apa-apa, saya menjilat untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Saya menjilat untuk menyelamatkan generasiku,” kata Ngabalin yang dulunya setiap berkunjung ke Kota Palopo kerap ngopi dan berdiskusi dengan elemen pemuda dan politisi di Warkop Pantilang Palopo.

Soal gerakan Taliban yang kini berhasil menguasai Afghanistan, secara tegas Ngabalin menyatakan,”Saya tidak ingin Indonesia tidak bernasib serupa.”

Ngabalin juga menegaskan dirinya tak akan pernah takut melawan radikalisme di Indonesia. Sehingga tak masalah dirinya diserang seperti mural dan meme Ngabalin 504 Error. (***)

ADVERTISEMENT