PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, melaksanakan rangkaian tes kesehatan, wawancara, dan psikologi bagi calon mahasiswa baru (camaba) Gelombang III Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung hari Senin lalu, 8 Juni 2026, di Gedung Pusat Pengembangan dan Penerimaan Mahasiswa Baru (P2MB) dan diikuti peserta yang datang dari berbagai daerah.
Tahapan seleksi ini diperuntukkan bagi pendaftar tujuh program studi, yaitu Kebidanan, Farmasi, Gizi, Pendidikan Jasmani, Bimbingan dan Konseling, Teknik Pertambangan, serta Teknik Komputer. Melalui proses tersebut, kampus berupaya memastikan setiap calon mahasiswa memiliki kesiapan menyeluruh sebelum memulai perkuliahan.
Kepala P2MB UMPalopo, Hapid menjelaskan, ketiga aspek tes ini menjadi bagian penting mengingat karakteristik khusus setiap jurusan. “Tahapan ini merupakan wujud komitmen kami agar mahasiswa yang diterima benar-benar siap, baik dari segi kesehatan fisik, motivasi belajar, maupun kematangan psikologis,” jelas Hapid.
Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dasar sesuai standar prosedur, sesi wawancara untuk menggali minat dan pemahaman terhadap jurusan yang dipilih, serta tes psikologi yang mengukur kemampuan dasar dan karakter. Hasil seluruh rangkaian tes tersebut akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penetapan kelulusan akhir.
Sementara itu, Rektor UMPalopo, Prof. Dr. Suhardi menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat mendaftar. Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut.
“Kami tidak hanya mencari mahasiswa yang unggul secara akademik, tetapi juga yang memiliki karakter kuat dan motivasi tinggi agar kelak mampu bersaing dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Ia juga menilai, semakin banyaknya peserta dari luar daerah mencerminkan meluasnya jangkauan reputasi dan promosi kampus.
Di sisi lain, UMPalopo terus memperkaya layanan pendidikan melalui program unggulan seperti magang internasional, pertukaran pelajar, penelitian, hingga pengembangan kewirausahaan berbasis sosial dan teknologi.
Salah seorang peserta mengaku memilih UMPalopo karena tertarik dengan fasilitas yang tersedia serta peluang pengembangan diri yang ditawarkan.
“Saya melihat ada banyak kesempatan untuk belajar lebih luas, termasuk program ke luar negeri, jadi saya sangat antusias mengikuti seluruh tahapan ini,” ungkapnya. (wahdi)

