PALOPO–Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo menyelenggarakan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Lomba Tradisional yang berlangsung di Lapangan Lapas Kelas IIA Palopo, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perlombaan yang akan dilaksanakan selama bulan kemerdekaan sebagai bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP.
Upacara dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, selaku Inspektur Upacara, serta diikuti oleh pejabat struktural, seluruh pegawai, dan Warga Binaan Pemasyarakatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebangsaan.
Dalam amanatnya, Jose Quelo menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme, persatuan, disiplin, serta sportivitas di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter yang mampu membangun mental positif, kerja sama, serta rasa tanggung jawab bagi setiap peserta.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas maupun mengikuti proses pembinaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh kekeluargaan,” ujar Jose Quelo.
Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan amanat Inspektur Upacara, pembacaan Janji Atlet dan Janji Wasit, serta pembukaan resmi Pekan Olahraga dan Lomba Tradisional. Sebagai simbol dimulainya seluruh pertandingan, Kepala Lapas melakukan tendangan kick off ke gawang, yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Berbagai cabang olahraga dan lomba tradisional yang dipertandingkan merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat hubungan sosial, mengembangkan sikap disiplin, serta menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat bagi Warga Binaan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara petugas dan Warga Binaan melalui aktivitas yang positif dan edukatif.
Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Jajaran pengamanan Lapas melakukan pengawasan secara optimal sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal pelaksanaan upacara hingga berakhirnya kegiatan. Semangat kebersamaan yang terbangun mencerminkan keberhasilan pelaksanaan pembinaan yang humanis, sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan Hari Kemerdekaan dapat dimaknai melalui kegiatan yang membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai cinta tanah air.
Melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Lomba Tradisional ini, Lapas Kelas IIA Palopo berharap semangat kemerdekaan dapat terus menginspirasi seluruh jajaran dan Warga Binaan untuk menjadi pribadi yang disiplin, sportif, bertanggung jawab, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (nada)

