PALOPO–Politeknik Palopo kini tengah melaksanakan pembekalan intensif bagi 34 taruna dan taruni Program Studi Nautika selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026. Pembekalan ini menjadi persiapan sebelum para taruna angkatan 6 menjalani Praktik Laut atau Prala selama satu tahun penuh di semester 5 dan 6.

Kampus pelayaran pertama di Kota Palopo, Sulawesi Selatan ini berkomitmen memfasilitasi penempatan kapal agar taruna tidak perlu menunggu lama untuk berlayar.

Materi pembekalan difokuskan pada kesiapan teknis dan mental taruna di atas kapal. Mereka dibimbing mengenai tugas dan tanggung jawab selama Prala, mekanisme pelaporan rutin ke kampus, serta cara menjaga mental health dan mengontrol emosi saat menghadapi tekanan di laut.

Taruna juga diwajibkan terus mengupdate kondisi selama magang agar pihak kampus dapat melakukan monitoring secara berkala.

Untuk penempatan, kampus memberikan dua opsi. Taruna diperbolehkan mencari kapal sendiri sesuai keinginan, atau memilih magang di kapal naungan PT Aweidhia yang telah menjalin kerja sama resmi dengan Politeknik Palopo.

Ketua Lembaga Penjamin Mutu Politeknik Palopo, Muhammad Muhsin Tegorejo, menyebut saat ini banyak taruna yang menargetkan Prala di kapal luar negeri. Ia menegaskan kampus siap mewadahi dan membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi anak didiknya.

“Prala ini adalah kewajiban dari Dirjen Perhubungan Laut. Kami berpesan agar taruna tetap semangat, disiplin, menjaga nama baik almamater, mengimplementasikan ilmu dari kampus, serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama di kapal,” ujar Muhsin.

Muhsin menjelaskan, para taruna dijadwalkan berangkat awal Juli 2026. Saat ini sebagian masih mengikuti Ujian Negara UKP Pra Prala yang menjadi syarat wajib sebelum naik kapal.

Muhsin memastikan, setelah lulus ujian, kampus akan langsung memfasilitasi proses magang. Hasil dari Prala ini, taruna akan memperoleh ijazah laut Ahli Nautika Tingkat III.

Ia juga menegaskan Politeknik Palopo telah menjalin beberapa kerja sama dengan perusahaan pelayaran agar taruna tidak menunggu lama untuk mendapat kapal. (nada)