PALOPO–Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 6 Palopo masih berlangsung. Hingga saat ini, jumlah calon peserta didik yang telah melakukan pra-pendaftaran tercatat mencapai 152 orang.

Humas SMP Negeri 6 Palopo, Yosneny Dendang, menjelaskan, dari total pendaftar tersebut, sekitar 60 orang mendaftar melalui jalur afirmasi. Sementara kuota jalur afirmasi yang tersedia untuk sekolah tersebut sebanyak 50 orang.

Ia menambahkan, pendaftaran melalui jalur domisili akan dibuka pada 26 hingga 28 Juni 2026 sebagai tahapan akhir dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Selain jalur afirmasi dan domisili, SMP Negeri 6 Palopo juga membuka penerimaan melalui jalur mutasi dan jalur prestasi. Adapun komposisi kuota yang telah ditetapkan yakni jalur mutasi sebesar 5 persen, jalur prestasi 30 persen, dan jalur domisili 40 persen dari total daya tampung sekolah.

“Untuk tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 6 Palopo mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 224 siswa yang akan dibagi ke dalam tujuh rombongan belajar (kelas),” kata Yosneny.

Dalam pelaksanaan pra-pendaftaran, pihak sekolah mengaku tidak mengalami kendala dari sisi kapasitas penerimaan siswa. Namun, tantangan yang cukup sering ditemui panitia adalah masih banyak calon peserta didik maupun orang tua yang belum memahami tata cara pembuatan akun pendaftaran secara daring.

Kondisi tersebut membuat panitia harus memberikan pendampingan langsung kepada para calon siswa agar dapat membuat akun dan mengikuti proses pendaftaran sesuai jalur yang diinginkan.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bentuk pelayanan sekolah agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti proses seleksi tanpa terkendala persoalan teknis.

Lebih lanjut Yosneny menjelaskan, SMP Negeri 6 Palopo berharap target penerimaan peserta didik yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dapat tercapai sesuai rencana. Dengan terpenuhinya kuota siswa baru, proses pembelajaran pada tahun ajaran mendatang diharapkan dapat berlangsung optimal.

“Melalui komitmen pelayanan yang terus diberikan, SMP Negeri 6 Palopo tidak hanya berfokus pada penerimaan siswa baru, tetapi juga memastikan setiap calon peserta didik mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan sejak awal proses pendaftaran. Langkah ini menjadi wujud kepedulian sekolah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih mudah dan ramah bagi masyarakat,” urai Yosneny. (putri)