PALOPO–Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, memasuki masa-masa akhir untuk Gelombang ke-III. Meskipun pendaftaran resmi telah dibuka sejak 1 November lalu, antusiasme masyarakat hingga saat ini masih terbilang sangat tinggi.
Salah satu program studi dan jalur masuk yang menjadi primadona tahun ini adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Berdasarkan data terbaru, jumlah pendaftar untuk program RPL saja sudah menembus angka lebih dari 200 orang.
Program RPL merupakan jalur pendidikan yang mengakui capaian pembelajaran seseorang dari pengalaman kerja atau pelatihan non-formal untuk diakui sebagai nilai setara dalam pendidikan formal. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk menyelesaikan studi dalam waktu yang lebih singkat.
Kepala Pusat Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB) UMPalopo, Hapid, menjelaskan mayoritas peminat program ini adalah para pekerja atau profesional yang ingin melanjutkan studi S1 tanpa harus mengulang waktu kuliah terlalu lama.
Eltris Cafe Palopo Tempat Nongkrong Bagi Semua Kalangan, Ini Keunggulannya Bikin Pengunjung Betah
“Banyak penggemarnya, rata-rata yang ambil RPL itu para pegawai. Kalau RPL reguler sama seperti jalur normal, masa studinya 4 tahun. Namun, khusus jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau ini, durasi kuliahnya maksimal hanya 2 tahun sesuai target dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” jelas Hapid saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (6/4/2026).
Terkait metode perkuliahan, Hapid memaparkan sistem pembelajaran dirancang fleksibel menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang umumnya sudah bekerja. Perkuliahan bisa dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline).
“Itu tergantung kesepakatan dengan dosen dan mahasiswanya. Tapi untuk jalur RPL ini rata-rata perkuliahannya dilakukan secara online. Nanti kalau ada ujian atau kegiatan tertentu saja mereka datang ke kampus,” ungkapnya.
Yang menjadi kebanggaan tersendiri, program unggulan UMPalopo ternyata tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal maupun nasional, tetapi juga menarik minat mahasiswa dari luar negeri.
Tersisa Satu Dewas, Andi Enceng Ajak Karyawan Perumda TM Palopo Berkolaborasi Majukan Perusahaan
“Uniknya, tahun ini ada yang mendaftar dari luar negeri, sekitar 4 orang. Ada yang berasal dari Timor Leste dan ada juga dari Arab Saudi. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan di UMPalopo mulai dikenal secara internasional,” urai Hapid.
Hapid menambahkan, syarat utama untuk bisa mengikuti program RPL ini adalah calon mahasiswa harus memiliki pengalaman bekerja minimal 2 tahun. Mereka juga wajib melengkapi berupa Surat Keputusan (SK) penugasan serta bukti kegiatan atau pelatihan yang pernah diikuti sebagai bahan penilaian pengalaman kerja.
“Dokumen seperti SK dan portofolio kegiatan wajib dikumpulkan untuk diakui sebagai pengakuan atas kompetensi yang sudah dimiliki selama ini,” pungkasnya. (Wahdi)

