PALOPO–Berbeda dengan perpisahan siswa yang umumnya digelar mewah di gedung pertemuan atau hotel, SDN 6 Bogar Kota Palopo, Sulawesi Selatan, justru memilih acara pelepasan yang menanamkan nilai kesederhanaan dan kepedulian sosial. Pelepasan 56 siswa kelas 6 itu dilaksanakan secara khidmat di halaman sekolah, hari Selasa lalu, 2 Juni 2026.

Acara perpisahan ditandai dengan upacara pelepasan atribut sekolah secara simbolis oleh kepala sekolah, dilanjutkan oleh wali kelas masing-masing. Momen tersebut diwarnai tangis haru para siswa dan guru yang telah bersama selama enam tahun.

Kepala SDN 6 Bogar, Hj. Suciati Bakri, menjelaskan konsep perpisahan sederhana ini sudah menjadi tradisi sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Tujuannya untuk menghindari beban biaya bagi orang tua siswa sekaligus mengajarkan makna perpisahan yang sesungguhnya.

“Perpisahan bukan soal kemewahan, tapi soal ketulusan melepas anak-anak ke jenjang berikutnya. Kami ingin mereka ingat bahwa kebersamaan dan nilai kebaikan itu lebih penting dari pesta,” ujar Suciati.


Kepala SDN 6 Bogar Palopo, Hj Suciati Bakri memimpin upacara bendara di hari perpisahan dan pelepasan 56 siswa kelas 6, Senin lalu, 2 Juni 2026

Keunikan acara ini terletak pada aksi berbagi para alumni. Pakaian serta atribut sekolah seperti seragam, dasi, topi, dan lambang yang sudah tidak digunakan lagi disumbangkan ke pihak sekolah. Seragam tersebut nantinya akan didata, dicuci, dan diberikan kepada adik kelas atau calon siswa baru yang membutuhkan.

Aksi ini melatih empati siswa. Menurut Suciati, banyak siswa yang tergerak menyumbangkan seragamnya dalam kondisi masih layak pakai setelah melihat teman-temannya.


Acara perpisahan ditandai dengan upacara pelepasan atribut sekolah secara simbolis oleh kepala sekolah, dilanjutkan oleh wali kelas masing-masing. Momen tersebut diwarnai tangis haru para siswa dan guru yang telah bersama selama enam tahun.

Suciati menyebutkan, tahun ini sebanyak 56 siswa kelas 6 dinyatakan tamat 100 persen. Prosesi ini, kata dia, menjadi simbol resmi bahwa tanggung jawab sekolah dasar telah selesai dan anak didiknya siap melanjutkan ke jenjang SMP.

Di akhir acara, Suciati berpesan kepada para alumni untuk tetap rajin belajar, patuh kepada orang tua dan guru, serta senantiasa menjaga nama baik almamater SDN 6 Bogar di manapun mereka melanjutkan pendidikan.

Berbeda dengan perpisahan siswa yang umumnya digelar mewah di gedung pertemuan atau hotel, SDN 6 Bogar Kota Palopo, Sulawesi Selatan, justru memilih acara pelepasan yang menanamkan nilai kesederhanaan dan kepedulian sosial. Pelepasan 56 siswa kelas 6 itu dilaksanakan secara khidmat di halaman sekolah, hari Selasa lalu, 2 Juni 2026.

Langkah SDN 6 Bogar ini mendapat apresiasi dari sejumlah orang tua siswa. Mereka menilai acara tersebut lebih bermakna karena tidak memberatkan secara finansial, namun tetap menyentuh dan berkesan bagi anak-anak. (nada)