PALOPO–Jelang pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo 24 Mei mendatang, suasana keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) Kota Palopo diharapkan kondusif. Pesta demokrasi ini diharapkan berlangsung aman dan lancar hingga selesai pencoblosan.

Untuk menjaga Kamtibmas Palopo kondusif jelang hingga selesainya pencoblosan, terhitung tanggal 21 Mei atau tiga hari jelang hari ‘H’ pencoblosan, Kota Palopo akan ‘dikepung’ aparat keamanan dari berbagai unsur dari Polda Sulsel, TNI, termasuk Pemprov Sulsel akan menurunkan personelnya dari Satpol-PP.

“Sesuai instruksi Gubernur, tiga hari jelang PSU, akan banyak aparat keamanan dari Polri, TNI, dan Satpol-PP Sulsel akan tiba di Kota Palopo.
Untuk personel Satpol-PP dari Provinsi sebanyak 48 orang,” kata Penjabat Walikota Palopo, Firmanza DP, saat memimpin rapat
koordinasi Forkopimda Kota Palopo dalam rangka persiapan pelaksanaan PSU di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota, Selasa lalu, 13 Mei 2025.

Unsur Forkominda Sulsel, termasuk Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman juga akan berada di Kota Palopo selama beberapa hari untuk memantau langsung pelaksanaan PSU. Bahkan, Gubernur Sulsel akan mengadakan kegiatan jalan sehat melibatkan 10.000 warga pada hari Jumat, 23 Mei 2025, atau sehari sebelum pencoblosan PSU.

Jalan sehat bertema ‘Anti Mager’ tersebut, kata Firmanza, murni kegiatan pemerintah yang tidak ada unsur politisnya.

“Jalan sehat Anti Mager ini akan melibatkan 10 ribu warga, termasuk akan diikuti semua staf camat, lurah, RT/RW. Kita ajak warga mengikuti jalan sehat ini, dimana disiapkan beragam hadiah doorprize. Bapak Gubernur akan memimpin langsung jalan sehat ini,” kata Firmanza.

Nah, untuk mendoakan pelaksanaan PSU berjalan aman, tertib, dan tidak ada kendala, jajaran Pemkot Palopo akan menggelar dzikir usai sholat magrib, pada Jumat malam, 23 Mei 2025. “Setelah dzikir, kita akan berdoa bersama agar pelaksanaan PSU berjalan tertib, aman, tidak ada kendala berarti,” katanya. (nada)