PALOPO–Universitas Mega Buana (UMB) Palopo, Sulawesi Selatan, mengawali wisuda tahun 2026 ini dengan mengukuhkan sebanyak 692 lulusan, yang berlangsung di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC), Senin 22 Juni 2026. Ini merupakan wisuda periode pertama di angkatan XVII dengan agenda yang diwisuda sebanyak 3.155.

Prosesi wisuda ini dihadiri banyak tamu undangan, diantaranya Pj Sekda Palopo, Zulkifli Halid, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Drs. Andi Lukman, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Palopo, Dr. Irsan Anugrah, S.KM., M.M, unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan perguruan tinggi, termasuk para orangtua wisudawan.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Drs. Andi Lukman, M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada UMB Palopo yang dinilainya sangat maju pesat dalam usia 17 tahun.

Andi Lukman mengibaratkan bahwa jika usia 17 tahun pada manusia masih dikategorikan sebagai masa remaja, UMB Palopo justru berhasil menorehkan pencapaian luar biasa yang biasanya baru bisa diraih oleh sebuah institusi ketika menginjak usia 40 tahun. Pencapaian ini dinilai telah melampaui usianya saat ini yang bahkan belum menyentuh angka 30 tahun.

Andi Lukman melanjutkan bahwa pengembangan pendidikan tinggi yang dilakukan oleh UMB Palopo benar-benar luar biasa, sehingga menempatkannya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di wilayah LLDIKTI Sulawesi.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Palopo, Zulkifly Halid ikut mengapresiasi eksistensi UMB Palopo sebagai salah satu universitas yang sangat maju dan berkembang di Kota Palopo. Zul, begitu Sekkot Palopo akrab disapa, menyebut UMB Palopo salah satu perguruan tinggi terbesar yang ikut mendukung Kota Palopo sebagai kota tujuan pendidikan.

“Kami memantau kiprah UMB Palopo yang banyak berkontribusi bagi masyarakat bagi dalam hal kepedulian sosial maupun hal akademik dan yang pasti bahwa UMB Palopo turut berkontribusi dalam mendukung Kota Palopo sebagai kota tujuan pendidikan, dimana terlihat asal mahasiswa dari 137 kabupaten/kota di Indonesia,”katanya.

Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si,Apt.,M.Kes.,CIPA dalam sambutan akademiknya mengungkapkan bahwa pelaksanaan wisuda pertama ini terbilang spesial karena bertepatan dengan hari jadi Universitas Mega Buana Palopo yang saat ini berusia 17 tahun.

Selain itu, Prof Nila, sapaan akrab Rektor mengungkapkan rasa syukurnya bahwa di usia 17 tahun ini, UMB Palopo semakin dipercaya oleh masyarakat, itu terlihat dari UMB Palopo yang pada awal pendiriannya mengelola 3 program studi dengan 70 mahasiswa. Di usia ke 17 ini sudah mengelola 18 program studi dengan 5.600 mahasiswa aktif, serta jumlah alumni sebanyak 8.896 yang telah bekerja di dalam dan luar negeri.

Prof Nila memaparkan, sebanyak 692 lulusan yang diwisuda kali ini berasal dari 13 Provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan Papua Selatan, Papua Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, tahun pertama UMB Palopo mengelola 3 program studi dengan jumlah mahasiswa 70 dari wilayah palopo, saat ini semakin dipercaya karena mahasiswa yang meminati UMB Palopo berasal dari 137 kabupaten kita di Indonesia, dan saat ini saja wisudawan berasal dari 13 Provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan Papua Selatan, Papua Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat,” ucapnya. (***)