– Kolaborasi Kampus Bersama Pemerintah dan Pelaku Usaha

PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menggelar International Seminar and Socio-Technopreneur Expo di kampus UMPalopo, Senin lalu, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dunia perbankan, dan pelaku usaha untuk memperkuat semangat kewirausahaan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Seminar internasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, yakni Direktur Centre for Entrepreneurship Education and Development (CEED) Universiti Malaysia Kelantan (UMK), Dr. Mohd Safwan bin Ghazali, Ahmad Takdir, S.E. dari Bank Muamalat Indonesia, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Palopo, Dra. Munasirah, M.Si., serta alumni UMPalopo yang juga pemilik Wils Cake, Sinthya Meiliana Paerunan, S.Ak.

Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menggelar International Seminar and Socio-Technopreneur Expo di kampus UMPalopo, Senin lalu, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dunia perbankan, dan pelaku usaha untuk memperkuat semangat kewirausahaan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui kegiatan ini, UMPalopo menghadirkan forum diskusi yang menghubungkan dunia pendidikan dengan sektor industri dan pemerintah. Berbagai materi yang disampaikan membahas pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi, strategi membangun usaha, hingga peluang bisnis yang mampu menjawab tantangan era digital.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Socio-Technopreneur Expo yang menampilkan beragam hasil karya mahasiswa dari berbagai program studi. Puluhan stan memamerkan produk inovatif, mulai dari olahan makanan, aneka kue, kerajinan berbahan barang bekas yang memiliki nilai ekonomi, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang lahir dari proses pembelajaran di kampus.

Pameran tersebut menjadi bukti kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan ide bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. Berbagai produk yang dipamerkan mendapat perhatian dari peserta seminar, dosen, dan tenaga kependidikan yang hadir.

Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menggelar International Seminar and Socio-Technopreneur Expo di kampus UMPalopo, Senin lalu, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dunia perbankan, dan pelaku usaha untuk memperkuat semangat kewirausahaan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain menjadi ajang unjuk karya, expo juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh masukan secara langsung dari akademisi, praktisi bisnis, perbankan, dan pemerintah. Umpan balik tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menyempurnakan produk maupun model bisnis yang tengah mereka kembangkan.

Kehadiran narasumber dari Malaysia turut memberikan perspektif internasasional mengenai pengembangan budaya kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Sementara itu, materi dari sektor perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha memberikan gambaran mengenai tantangan serta peluang dalam membangun usaha yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun global.

Pada kesempatan itu, Sinthya Meiliana Paerunan juga membagikan kisah perjalanannya membangun Wils Cake sejak masih menjadi mahasiswa hingga berkembang menjadi salah satu usaha kuliner yang dikenal di Kota Palopo. Pengalamannya diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini dan terus mengembangkan inovasi.

Kegiatan ini turut dihadiri dosen dan tenaga kependidikan UMPalopo sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya kewirausahaan di lingkungan kampus.

Kehadiran sivitas akademika menjadi wujud komitmen bersama dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan menciptakan lapangan kerja.

Melalui penyelenggaraan International Seminar and Socio-Technopreneur Expo, UMPalopo kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Kampus berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam melahirkan generasi wirausaha yang inovatif, kreatif dan berdaya saing. (putri)