PALOPO–Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo, Sulawesi Selatan, resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL untuk Tahun Akademik 2026/2027. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja maupun riwayat pendidikan sebelumnya untuk melanjutkan studi dan meraih gelar Sarjana (S1) dalam waktu yang lebih singkat.

Ketua PMB UKJP Palopo, Hendriawan, menjelaskan jalur RPL terbagi menjadi dua skema, yakni RPL Transfer dan RPL Perolehan.

RPL Transfer diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan, misalnya dari jenjang Diploma (D3) ke Sarjana (S1), melalui pengakuan mata kuliah yang telah ditempuh. Sedangkan RPL Perolehan ditujukan bagi masyarakat yang memiliki pengalaman kerja, pelatihan, atau pembelajaran nonformal yang dapat diakui sebagai capaian pembelajaran setelah melalui proses asesmen.

“Melalui Jalur RPL, pengalaman kerja, pelatihan, maupun pembelajaran sebelumnya dapat dikonversi menjadi mata kuliah sesuai hasil asesmen yang dilakukan oleh tim penilai. Dengan demikian, mahasiswa tidak perlu mengulang seluruh proses perkuliahan dari awal sehingga masa studi menjadi lebih singkat,” jelas Hendriawan.

Di UKJP, mahasiswa Jalur RPL dapat menyelesaikan pendidikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun, tergantung hasil asesmen dan jumlah mata kuliah yang berhasil direkognisi. Meski masa studi lebih singkat, lulusan tetap memperoleh ijazah Sarjana (S1) yang sama dengan lulusan jalur reguler dan memiliki legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo, Sulawesi Selatan, resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL untuk Tahun Akademik 2026/2027. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja maupun riwayat pendidikan sebelumnya untuk melanjutkan studi dan meraih gelar Sarjana (S1) dalam waktu yang lebih singkat.

Selain menghemat waktu, urai Hendriawan, Jalur RPL juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya karena jumlah mata kuliah yang ditempuh dapat berkurang. Meskipun terdapat beberapa komponen biaya tambahan dalam proses RPL, secara keseluruhan biaya kuliah tidak jauh berbeda dibandingkan jalur reguler.

Pada Tahun Akademik 2026/2027, UKJP membuka Jalur RPL pada empat program studi, yakni S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Bisnis Digital, dan S1 Manajemen Ritel. Calon mahasiswa Jalur RPL harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, mengisi formulir pendaftaran, melampirkan fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir, fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, pas foto terbaru, Curriculum Vitae (CV).

Termasuk mengikuti proses asesmen RPL. Khusus peserta Jalur Perolehan, calon mahasiswa juga diminta melampirkan surat keterangan kerja atau bukti pengalaman kerja beserta sertifikat pelatihan atau sertifikat kompetensi apabila tersedia. Pengalaman kerja minimal yang dipersyaratkan adalah dua tahun pada bidang yang relevan dengan program studi yang dipilih.

“Sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, UKJP menerapkan kurikulum yang mengacu pada kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Proses pembelajaran didukung oleh dosen dari kalangan akademisi maupun praktisi sehingga mahasiswa memperoleh kompetensi yang sesuai dengan perkembangan dunia profesional,” jelasnya.

Untuk menunjang kenyamanan mahasiswa, UKJP juga menyediakan jadwal kuliah yang fleksibel, layanan konsultasi akademik dan pendampingan selama masa studi, serta kemudahan pembayaran Uang Kuliah Semester (UKS) yang dapat diangsur hingga tiga kali.

Untuk itu, Hendriawan mengajak lulusan SMA/SMK maupun masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan agar memanfaatkan kesempatan tersebut. Sebab, pendaftaran Jalur RPL Universitas Kurnia Jaya Persada dapat dilakukan secara online maupun langsung di kampus UKJP. “Melalui program ini, UKJP berharap semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun usaha yang sedang dijalani,” katanya. (putri)