– Prof Andi Lukman: Lulusannya Dibekali Standar Keilmuan dan Kompetensi
KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Drs. Andi Lukman, M,Si., memberikan pengakuan penuh atas peningkatan mutu dan reputasi akademik Universitas Mega Buana (UMB) Palopo. Institusi pendidikan tinggi yang berbasis di Kota Palopo ini dinilai berhasil menyejajarkan diri sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka dan berkualifikasi tinggi di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultanbatara).
Apresiasi resmi tersebut disampaikan dalam gelaran wisuda sarjana dan profesi UMB Palopo yang berlangsung di Saodenrae Convention Center, Rabu 22 Juli 2026. Kepala LLDIKTI IX menegaskan bahwa konsistensi UMB Palopo dalam menjaga mutu pendidikan dan penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance) menjadikannya salah satu rujukan utama kampus swasta berkualitas di wilayah Sultanbatara.
“Hal yang sangat membanggakan adalah para wisudawan lahir dari perguruan tinggi yang terus menunjukkan peningkatan kualitas. Universitas Mega Buana Palopo terus berkembang menjadi institusi yang memiliki komitmen kuat terhadap mutu pendidikan, tata kelola perguruan tinggi yang baik, serta konsisten menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi,” puji Kepala LLDIKTI Wilayah IX.
Eltris Cafe Palopo Tempat Nongkrong Bagi Semua Kalangan, Ini Keunggulannya Bikin Pengunjung Betah
Dr. Andi Lukman dalam arahannya menyebutkan, LLDIKTI IX melihat langsung bagaimana UMB Palopo secara berkelanjutan terus melakukan pembenahan internal, pengembangan kapasitas dosen, hingga peningkatan mutu kurikulum. Langkah ini dinilai selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Tiga pilar kelembagaan UMB Palopo yang mendapat pengakuan LLDIKTI IX meliputi Tata Kelola Transparan dan Akuntabel, Jaminan Mutu Berkelanjutan, dan Menjaga kualitas kurikulum dan kompetensi dosen pengajar secara ketat, Lulusan Berdaya Saing dimana UMB Palopo Mencetak sarjana dan tenaga profesi yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Ia mengkapkan, kehadiran UMB Palopo sebagai kampus bereputasi tinggi di wilayah Sultanbatara memberikan rasa percaya diri tidak hanya bagi civitas akademika, tetapi juga bagi para orang tua dan masyarakat Tana Luwu pada umumnya. Menurutnya lulusan dari UMB Palopo dipastikan dibekali standar keilmuan dan kompetensi yang diakui oleh pengawas perguruan tinggi resmi kementerian.
Senada itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi strategis UMB Palopo. Keberadaan UMB Palopo dinilai tidak hanya berfokus pada pencetakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan roda perekonomian di Kota Palopo.
Tersisa Satu Dewas, Andi Enceng Ajak Karyawan Perumda TM Palopo Berkolaborasi Majukan Perusahaan
“Hadirnya ribuan mahasiswa di UMB Palopo secara nyata menggerakkan roda ekonomi kota serta memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. UMB Palopo telah membawa citra positif, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Palopo, Andi Enceng Amir, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Walikota Palopo, Hj Naili Trisal.
Diketahui, Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali melakukan wisuda sebanyak 591 lulusan dari Program Studi S1 Kebidanan. Wisuda ini
merupakan wisuda angkatan XVII periode II, dimana pada tahun ini UMB Palopo yang mengelola 18 program studi berencana meluluskan sebanyak 3.155 dengan pelaksanaan wisuda sebanyak 6 kali.
Adapun 17 program studi tersebut, yakni S3 Kesehatan Masyarakat, S2. Kesehatan Masyarakat, S2. Kebidanan, S1. Kesehatan Masyarakat, S1. Ilmu Keperawatan, S1. Kebidanan, Profesi Ners, Profesi Bidan, S1. Kedokteran, S1. Kedokteran Gigi, Profesi Dokter, Profesi Dokter Gigi, S2. Hukum, S1. Ilmu Hukum, Perdagangan Internasional, S1. Kewirausahaan, 1. Sistem Informasi dan Informatika,
Melalui prosesi wisuda angkatan XVII ini, Universitas Mega Buana Palopo membuktikan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di tingkat nasional.
Pada gelaran Wisuda Angkatan XVII Periode II Tahun 2026, UMB Palopo resmi meluluskan 591 mahasiswi Program Sarjana Kebidanan yang berasal dari 16 provinsi di Indonesia mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA., menyampaikan bahwa keberadaan wisudawati dari berbagai penjuru tanah air merupakan bukti nyata atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Indonesia Timur.
Keberagaman latar belakang para lulusan ini menegaskan bahwa daya tarik dan reputasi akademik UMB Palopo tidak lagi terbatas di kawasan Luwu Raya atau Sulawesi Selatan, melainkan telah merambah hingga panggung nasional.
“Keberagaman ini menunjukkan bahwa Universitas Mega Buana Palopo semakin dipercaya oleh masyarakat luas dari Sumatra hingga Papua. Ini adalah bentuk kesyukuran sekaligus kebahagiaan bagi kami, karena lulusan UMB pada periode ini berasal dari 16 provinsi,” ujar Rektor saat menyampaikan laporan resminya. (***)

