PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menerima kunjungan asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan dalam rangka asesmen lapangan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam selama dua hari, mulai Jumat–Sabtu, 22–23 Mei 2026, di Kampus UMPalopo.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian mutu akademik dan tata kelola program studi guna memperkuat kualitas pendidikan tinggi di lingkungan UMPalopo.
Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Deden Makbuloh, S.Ag., M.Ag. dan Dr. Alhamuddin, M.M.Pd.. Kedatangan tim asesor disambut langsung oleh jajaran pimpinan universitas bersama sivitas akademika UMPalopo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMPalopo Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) dr. H. Abubakar Malinta, para wakil rektor, dekan, kepala lembaga, kepala biro, dosen, hingga tenaga kependidikan di lingkungan kampus. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor UMPalopo menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya asesmen lapangan tersebut. Menurutnya, proses akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan momentum evaluasi untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
“Alhamdulillah, kami bersyukur asesmen lapangan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini bukan hanya agenda akreditasi, tetapi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan kualitas pendidikan di UMPalopo terus berkembang dan mampu bersaing secara nasional,” ujarnya.
Prof. Suhardi menambahkan, UMPalopo terus mendorong setiap program studi agar memperkuat tata kelola, pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurut dia, peningkatan mutu harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sementara itu, Ketua Program Studi PAI Fakultas Agama Islam UMPalopo Muhammad Yusuf mengatakan asesmen lapangan menjadi ruang evaluasi sekaligus pembelajaran bagi program studi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia menyebut seluruh sivitas akademika telah mempersiapkan proses asesmen secara maksimal.
“Kami berharap asesmen lapangan ini memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi masukan berharga untuk pengembangan Prodi PAI ke depan. Seluruh tim telah bekerja keras menyiapkan dokumen, layanan akademik, hingga berbagai aspek pendukung lainnya,” katanya.
Di sisi lain, Prof. Deden Makbuloh menegaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan memotret kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan implementasi di lapangan. Menurutnya, mutu pendidikan tidak hanya diukur dari administrasi, tetapi juga dari budaya akademik dan keberlanjutan pengembangan institusi.
“Asesmen ini bukan mencari kekurangan, melainkan melihat bagaimana program studi membangun budaya mutu secara nyata. Karena itu, keterlibatan seluruh unsur pimpinan menjadi hal penting dalam proses pengembangan institusi” ujarnya.
Selain melakukan verifikasi dokumen, tim asesor juga meninjau fasilitas pembelajaran, sarana pendukung akademik, serta berdialog dengan dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi standar mutu berjalan secara konsisten di lingkungan Prodi PAI.
Melalui asesmen lapangan ini, UMPalopo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi berbasis mutu, tata kelola, dan pengembangan akademik berkelanjutan. Hasil asesmen diharapkan menjadi pijakan strategis bagi Prodi PAI untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional. (putri)

