PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, kembali mencatatkan capaian akademik melalui prosesi wisuda yang diikuti sebanyak 535 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan. Prosesi wisuda ini berlangsung di Gedung SCC Palopo, Senin (31/8/2026), sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan UMPalopo dalam menjaga produktivitas lulusan dan kualitas pendidikan tinggi.
Momentum wisuda tidak hanya menjadi penanda keberhasilan individual para lulusan, tetapi juga merefleksikan konsistensi institusi dalam memperkuat tata kelola akademik yang adaptif terhadap tantangan pendidikan tinggi. Di tengah tuntutan peningkatan mutu dan daya saing lulusan, UMPalopo te4rus melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan proses pendidikan berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak.
Prosesi wisuda ratusan lulusan UMPalopo ini berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Momen ini tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan panjang yang telah mereka lalui bersama keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika.
Di balik toga yang dikenakan para wisudawan dan wisudawati, tersimpan beragam cerita perjuangan. Mulai dari menjalani proses perkuliahan, menyelesaikan tugas dan penelitian, menghadapi ujian, hingga melewati berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.
Kini, seluruh perjuangan tersebut berbuah pada satu momen yang membanggakan, ketika 534 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan UMPalopo.

Sebanyak 534 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo atau UMPalopo resmi menyandang gelar sebagai lulusan dalam prosesi Wisuda Periode Agustus Tahun Akademik 2026.
Para lulusan berasal dari berbagai jenjang dan fakultas, yakni Program Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis atau FEB, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP, Fakultas Ilmu Kesehatan atau FIKES, serta Fakultas Sains dan Teknologi atau FSAINTEK.
Prosesi wisuda turut dihadiri sejumlah pejabat dan pimpinan Muhammadiyah, di antaranya Walikota Palopo diwakili Staf Ahli, Samsul Alam, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan Dr. K.H. Abbas Baco Miro, Lc., MA., serta Kepala LLDIKTI Wilayah IX Prof. Budu.
Turut hadir Dr. Suliatianingsih, S.KM., MH.Kes., anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bersama jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Palopo.
Di tengah suasana bahagia tersebut, Rektor UMPalopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., CIQaR. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan para lulusan. Dukungan, doa, dan pengorbanan keluarga dinilai menjadi salah satu kekuatan yang mengantarkan para mahasiswa hingga berada pada tahap wisuda.
Kepada para lulusan, Rektor UMPalopo berpesan agar keberhasilan memperoleh gelar akademik tidak menjadi titik akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas.
“Para alumni diharapkan mampu membawa ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai yang diperoleh selama berada di UMPalopo untuk diterapkan dalam kehidupan nyata,” pesan Prof Suhardi.
Tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, lanjut Prof Suhardi, para lulusan juga diharapkan dapat menjadi pribadi yang memiliki integritas, profesionalisme, serta kepedulian terhadap masyarakat.
“Saya berharap para alumni UMPalopo dapat terus mengembangkan diri, berani menghadapi perubahan dan tantangan zaman, serta mampu menciptakan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan di mana pun mereka berada,” katanya.

Sebanyak 534 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo atau UMPalopo resmi menyandang gelar sebagai lulusan dalam prosesi Wisuda Periode Agustus Tahun Akademik 2026.
Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar para lulusan tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu membawa nama baik almamater melalui prestasi, pengabdian, dan kontribusi nyata.
Bagi UMPalopo, setiap lulusan yang dilepas merupakan bagian dari perjalanan panjang perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Karena itu, wisuda bukan sekadar tentang menerima ijazah dan menyandang gelar akademik. Lebih dari itu, wisuda menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perjalanan berikutnya.
Kepada seluruh 534 lulusan Periode Agustus Tahun Akademik 2026, UMPalopo menyampaikan selamat atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. “Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal untuk meraih kesuksesan, membuka jalan menuju berbagai kesempatan, serta menjadi manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa,” kata Prof Suhardi.
Dari UMPalopo, 534 lulusan melangkah membawa cita-cita masing-masing, dengan harapan mampu menjadi generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan hadir memberikan manfaat bagi sesama. (putri)

