MALILI– Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport telah ditemukan pada Minggu (18/01/2026) pagi. Tim SAR menemukan jendela, badan hinga ekor pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung, pada Minggu (18/01/2026) pagi ini. Termasuk salah satu korban yang diyakini penumpang pesawat telah ditemukan diantara puing-puing pesawat.
Sebelumnya, Pesawat ATR 42-500 hilang kontak saat berada di wilayah Pegunungan Leang Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/01/2026).
Keluarga para penumpang pesawat ini berharap para penumpang segera ditemukan, setelah badan pesawat telah ditemukan tim SAR gabungan. Harapan yang sama disampaikan Widyarlina, istri Capt. Andy Dahananto.
Lina, begitu istri Capt Andy akrab disapa, sangat terpukul dan merasakan duka mendalam begitu mendapat kabar pesawat yang dipiloti suaminya dinyatakan hilang dalam penerbangan dari Jogyakarta-Makassar.
Duka yang dirasakan Lina diunggah melalui akun media sosialnya, Facebook-nya ‘Mangkok-Ku Stand. “Maaaaaassss saayaaaangkuuuu….Maaas dimana sayang???? 😭😭😭😭😭,” tulis Lina.
Tak hanya menuliskan unggahan kalimat tersebut, Lina yang selama ini berdomisili di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, memposting video saat menjemput sang suami di Bandara Bua. Usai menjemput suami tercinta, pasangan suami istri ini kemudian terlihat makan bersama. Video yang dibuat beberapa bulan lalu itu, memperlihatkan kebahagiaan Lina bersama sang suami tercinta.
Diketahui, Capt Andy menjabat sebagai Direktur Operasi Indonesia Air Transport (IAT) sejak Juni 2019. Ia merupakan alumnus SMA 66 Jakarta dan lulus dari sekolah penerbangan di Juanda Flying School Surabaya pada tahun 1987.
Sejak lulus, Andy meniti karier panjang sebagai pilot pesawat sayap tetap (fixed wing) dan telah puluhan tahun berkecimpung di industri penerbangan Indonesia.
Pengalaman panjang tersebut mengantarkan Andy dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Direktur Operasi. Ia bertanggung jawab atas keselamatan, kelayakan operasional pesawat, serta manajemen penerbangan di lingkungan Indonesia Air Transport.
Pada Sabtu (17/1/2026) pagi, Andy tengah menerbangkan pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar. Namun, pesawat hilang kontak sekitar pukul 13.00 WITA sebelum sempat mendarat.
Menurut saksi, pesawat tersebut terbang rendah lalu menghantam lereng Gunung Bulusaraung. Saksi yang saat itu sedang melakukan pendakian bahkan sempat menemukan serpihan pesawat serta api yang masih menyala. (***)

