Warga Bajo Mengeluh LPG 3 Kg Langka, Disdag Belum Tahu Sebabnya

170
ADVERTISEMENT

BELOPA — Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Luwu belum mengetahui pasti penyebab kelangkaan LPG 3 Kg selama dua pekan terakhir. Salah satunya kelangkaan gas melon itu dikeluhkan warga Kecamatan Bajo.

Kepala Dinas Perdagangan Luwu, Rahman Mandaria mengaku belum mengatahui pasti sebab kelangkaan LPG 3 Kg itu terjadi.

ADVERTISEMENT

“Nanti kami telusuri apa penyebabnya,” katanya, Selasa (13/06/2023).

Dia menyebut keluhan warga atas sulitnya mendapatkan gas melon tersebut selama dua pekan terakhir lantaran terhambat distribusi di hari libur.

ADVERTISEMENT

“Memang waktu hari libur jadi tidak mengangkut tabung gas,” pungkas Rahman Mandaria.

Sebelumnya, banyak pedagang dan pengusaha kecil mengeluhkan usahanya terganggu karena sulitnya mendapatkan gas melon sejak satu pekan terakhir di Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu.

Sri salah satu pengusaha kue di Desa Sampa, Kecamatan Bajo mengakui produksi usahanya terganggu karena kelangkaan LPG 3 Kg.

“Biasanya bisa produksi sampai 500 biji kue per hari, kini sejak LPG langkah hanya mampu buat 250 biji saja,” ujarnya, Selasa (06/06/2023) lalu.

Dia terpaksa menghemat konsumsi LPG nya dari hari biasanya. Selain langkah kalau pun ada harganya melambung tinggi.

“Saya sudah keliling sampai ke pasar Belopa namun stoknya terbatas di pangkalan. Kalau pun ada kita dapat di luar pangkalan atau pengecer harganya sampai Rp 25 ribu per tabungnya,” ujar Sri.

Untuk kelangsungan usahanya, Sri pun rela antri berjam-jam meski harus membeli dengan harga tinggi.

“Beli saja kita pasrah karena untuk usaha, apalagi ini usaha untuk bantu pencarian keluarga,” ungkap Sri. (mat) 

ADVERTISEMENT