PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) menggelar prosesi wisuda dengan mengukuhkan 438 wisudawan, Senin (16/2/2026). Kegiatan wisuda ini berlangsung di gedung MCC Kampus UMP dan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi hari sebanyak 250 lulusan dan siang hari 188 lulusan.

Rektor UMPalopo, Prof Suhardi M. Anwar, dalam sambutannya menyampaikan kampus UMPalopo terus mendorong penguatan akademik melalui pembukaan sejumlah program studi baru.

“Beberapa program yang tengah direncanakan antara lain S3 Ilmu Ekonomi, S1 Psikologi, S1 Ilmu Hukum, S1 PGSD, D3 Komputerisasi Akuntansi, serta D3 Manajemen Informatika,” papar Prof Suhardi di hadapan para wisudawan dan orang tua wisudawan.

Prof Suhardi juga memaparkan perkembangan jumlah sivitas akademika. Saat ini, UMPalopo memiliki 3.530 mahasiswa aktif dan total alumni mencapai 7.356 orang. Dari jumlah wisudawan hari ini, sesi pertama diikuti 250 peserta, sedangkan sesi kedua 188 peserta.

“Dalam hal reputasi kelembagaan, UMPalopo mencatat sejumlah capaian. Kampus ini berada di posisi kedua perguruan tinggi di Luwu Raya, masuk 10 besar PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX, serta menempati peringkat 338 nasional versi UniRank tahun 2026,” urainya.

Sementara menurut AD Scientific Index 2026, UMPalopo berada di posisi pertama di Luwu Raya, peringkat ketiga PTS di Sulawesi Selatan, dan peringkat 139 nasional.

Sisi akreditasi, urai Prof Suhardi, institusi ini meningkat dari peringkat “Baik” menjadi “Baik Sekali” dengan nilai 339. Sejumlah program studi juga mengalami peningkatan, termasuk PG PAUD, Pendidikan Jasmani, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Bahasa Inggris yang naik menjadi “Baik Sekali”.

Untuk Program Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan kini berstatus “Unggul”, disusul Magister Manajemen yang juga meraih predikat serupa. Beberapa prodi di Fakultas Ilmu Kesehatan serta Fakultas Komputer, Sains, dan Teknologi masih menjalani proses reakreditasi.

Sementara itu, pada bidang penelitian dan pengabdian, UMPalopo telah masuk klaster utama. “Kampus ini mencatat total 592 Rencana Kelas Kolaborasi (RKK) dalam program Praktisi Mengajar sepanjang 2023–2024, menjadikannya salah satu yang terbanyak secara nasional, bahkan berada tepat di bawah Universitas Negeri Makassar pada salah satu periode pelaporan,” urai Prof Suhardi.

Selain itu, UMPalopo telah mengembangkan 19 sistem informasi kampus yang sebagian juga dimanfaatkan perguruan tinggi Muhammadiyah lain.

Dari aspek sumber daya manusia, kampus ini memiliki lima guru besar, 18 lektor kepala, serta 35 dosen bergelar doktor. Sebanyak 32 dosen lainnya sedang menempuh studi S3. Terdapat pula 109 dosen tersertifikasi, 18 asesor BKD nasional, dua reviewer nasional penelitian dan pengabdian masyarakat, serta dua asesor Lamemba.

Adapun bidang pembelajaran, UMPalopo mengandalkan platform digital IQRA’, sistem perkuliahan daring berbasis Learning Management System (LMS) yang memungkinkan proses belajar berlangsung fleksibel dan terintegrasi. (wahdi)