PALOPO–Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) bekerjasama Politeknik Pelayaran Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, untuk pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan (Diklat) calon pelaut. Selama dua bulan, peserta Diklat calon pelaut ini akan mengikuti pendidikan di Politeknik Pelayaran Palopo.
Diklat ini dibuka Pj Sekda Kota Palopo, Andi Poci, di Kampus I Politeknik Palopo, Selasa (8/9/2026). Hadir dalam pembukaan Diklat, Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Malainta, Kepala Dinsosnakertrans Palopo, Asmiati.
Diklat calon pelaut ini salah satu program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Palopo, Hj Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin Daud. Untuk tahap I, program Diklat calon pelaut ini dilaksanakan Pemkot bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Palopo.
Kepala Dinsosnakertrans Kota Palopo, Asmiati, menjelaskan proses pelatihan diawali dengan tahapan pemberkasan dan seleksi yang dilaksanakan pada sejak tanggal 1–4 April 2026 lalu. Dari 110 orang yang mendaftar, sebanyak 15 peserta dinyatakan terpilih untuk mengikuti Diklat calon pelaut.
Menurut Asmiati, proses seleksi dilakukan secara profesional dan tanpa intervensi. Hal tersebut sejalan dengan arahan Walikota Palopo agar peserta yang terpilih benar-benar memenuhi kompetensi yang dibutuhkan.
“Dari 110 peserta, yang terakomodir hanya 15 orang. Mereka dipilih secara profesional dan tidak ada intervensi. Wali Kota juga menyampaikan agar seleksi dilaksanakan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu kompetensi yang menjadi perhatian dalam seleksi calon pelaut adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat para peserta nantinya akan bersaing di dunia kerja yang tidak terbatas pada wilayah Kota Palopo.
“Diklat calon pelaut ini akan berlangsung selama dua bulan dengan materi yang diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan dan kompetensi bagi peserta sebelum memasuki dunia kerja,” kata Asmiati.
Sementara itu, Pj. Sekda Kota Palopo, Dr. H. Andi Poci, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan Pemkot Palopo berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara profesional agar peserta yang terpilih mampu bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain.
“Pemerintah Kota Palopo betul-betul mengadakan seleksi secara profesional, karena yang dipersiapkan adalah mereka yang mampu bersaing dengan orang-orang di luar Kota Palopo,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses seleksi calon pelaut diarahkan untuk menghasilkan peserta yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. “Seleksi calon pelaut ini kita ingin hasil yang baik. Dalam proses rekrutmen, betul-betul harus sesuai dengan kompetensi masing-masing peserta,” katanya.
Andi Poci juga mengingatkan para peserta agar memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan komunikasi, termasuk penggunaan bahasa Inggris yang baik. “Yang mengikuti pelatihan hari ini, salah satu yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana berkomunikasi dengan bahasa yang baik. Pemerintah berharap ikutilah pelatihan ini dengan baik selama dua bulan,” pesannya.
Ia juga meminta seluruh peserta menjaga kedisiplinan, tepat waktu, serta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan arahan instruktur dengan sungguh-sungguh. “Tetaplah disiplin, tepat waktu, ikutilah semua perintah dan arahan yang disampaikan, sehingga nantinya mendapatkan bekal yang baik dan mampu eksis serta bersaing di manapun berada.” harapnya.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Palopo berharap para peserta memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai untuk memasuki dunia kerja pelayaran, baik di dalam maupun di luar daerah. “Ini juga bentuk nyata pelaksanaan salah satu program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Palopo atau program unggulan ‘Palopo Baru’ mendidik 1.000 pemuda jadi pelaut,” kata Andi Poci. (nada)

