PALOPO–Dua siswa SDIT Insan Madani Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berhasil mengharumkan nama sekolah, Kota Palopo, dan Provinsi Sulawesi Selatan setelah melaju ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional yang digelar pada 26–30 Agustus 2026.
Seno Savero Ananda Ru Bagus Putra, siswa kelas V, berhasil meraih medali perunggu bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Seno tampil mewakili Sulawesi Selatan bersama Muhammad Rafif, siswa kelas VI dari sekolah yang sama.
Keduanya lolos ke tingkat nasional setelah melalui tahapan seleksi dan bersaing dengan siswa terbaik dari berbagai SD/MI di seluruh Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi, Kepala SDIT Insan Madani Palopo, Abdul Syukur, S.Pd., Gr., memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada Seno dan Rafif usai Upacara Bendera, Senin (7/9/2026), disaksikan seluruh keluarga besar sekolah.
Seno mengaku bangga dan bersyukur dapat mewakili sekolah, Kota Palopo, hingga Sulawesi Selatan. Terlebih, OSN kali ini merupakan pengalaman pertamanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan orang tua, guru, serta bimbingan Ustadzah Ema Rianti dan kerja keras selama persiapan.
Ia berharap pencapaiannya bersama Rafif dapat memotivasi siswa lainnya untuk berani berkompetisi dan tidak hanya menjadi penonton prestasi, tetapi turut menjadi pelaku yang mampu membawa nama sekolah dan daerah ke tingkat nasional.
Sementara itu, Muhammad Rafif bersyukur mendapat kesempatan menjadi bagian dari kontingen Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat luar biasa dan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berusaha menjadi lebih baik.
Kepala SDIT Insan Madani Palopo, Abdul Syukur, mengatakan keberhasilan kedua siswanya merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, dua siswa kami mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti OSN bidang IPS. Mereka sudah berusaha dan berjuang sampai ke tingkat nasional,” katanya.
Ia menyebut Seno dan Rafif memiliki semangat belajar tinggi. Waktu luang mereka manfaatkan untuk membaca dan belajar, bahkan ketika siswa lainnya memilih bermain.
“Semua dimulai dengan usaha. Kalau ada usaha, insyaallah apa yang kita inginkan bisa tercapai. Tujuan kita di sekolah bukan untuk mengunggulkan diri, tetapi bagaimana kita bisa belajar, karena dari belajar kita bisa,” tuturnya.
Menurutnya, kesempatan berprestasi bisa datang kepada siapa saja. Tahun ini kesempatan tersebut diberikan kepada Seno dan Rafif, sementara tahun berikutnya dapat diraih siswa lain yang mau terus berusaha dan belajar.
Ia berharap prestasi tersebut semakin menguatkan visi SDIT Insan Madani sebagai sekolah yang religius, berakhlak, dan berprestasi. “Tahun ini bisa dibuktikan bahwa SDIT Insan Madani mampu membawa prestasi hingga ke tingkat nasional,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, lima siswa SDIT Insan Madani juga menerima medali dan sertifikat atas penyelesaian Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an yang diserahkan oleh kepala SDIT Insan Madani Kota Palopo. (nada)

