Buyback Emas 18 Juni 2020 Naik Rp6.000, Harga Beli Tembus Rp900 Ribu per Gram

150
ILUSTRASI PERHIASAN EMAS
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Harga logam mulia atau emas batangan Antam Kamis (18/6/2020), hari ini naik Rp5.000. Emas hari ini dijual dengan harga Rp900.000/gram.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Dilansir situs perdagangan Logam Mulia Antam, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam ikut naik Rp6.000 ke level Rp790.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

ADVERTISEMENT

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini, dilansir dari Detikfinance.com:

ADVERTISEMENT

* Emas batangan 1 gram Rp 900.000
* Emas batangan 5 gram Rp 4.280.000
* Emas batangan 10 gram Rp 8.495.000
* Emas batangan 25 gram Rp 21.112.000
* Emas batangan 50 gram Rp 42.145.000
* Emas batangan 100 gram Rp 84.212.000
* Emas batangan 250 gram Rp 210.265.000
* Emas batangan 500 gram Rp 420.320.000
* Emas batangan 1 kilogram Rp 840.600.000

Untuk diketahui, harga emas bergerak terbatas pada sesi perdagangan sejak Rabu (17/6) lalu. Hal itu dipengaruhi sentimen positif dari gelombang kedua kasus virus corona dan tekanan dari penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Pelaku pasar memproyeksi bank sentral AS, The Federal Reserve, mempertahankan kebijakan suku bunga rendah. Head Trader U.S Global Investors Michael Matousek menyebut The Fed tidak berencana meningkatkan suku bunga dalam waktu dekat ini.

Di sisi lain, penguatan dolar dan pasar modal menekan harga emas. Dengan kondisi tersebut, dia menilai emas cocok menjadi investasi jangka panjang. “Investor lebih baik berinvestasi emas untuk jangka panjang. Membeli emas dalam jumlah kecil saat harga turun,” kata Matousek dilansir dari Reuters pada Kamis (18/6/2020).

Di sisi lain, pasar emas lebih panjang daripada instrumen investasi lainnya yang berjangka pendek. Sehingga investor mengambil keuntungan dari setiap kenaikkan harga emas. Vice President di Precious Metals Trader MKS SA menyebut investor bakal memperdagangkan emas di level atas antara US$ 1.730-US$ 1.735 per ounce. (*/tari)

ADVERTISEMENT