PALOPO–Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Palopo menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler, hari Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kelas menampilkan berbagai karya dan kreativitas siswa. Mulai dari kampanye tentang pencegahan perundungan atau bullying, pertunjukan drama pendek, hingga pemutaran film pendek yang merupakan hasil kreasi para siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 8 Palopo, Fransiskha Silvia Bety Kristanti, mengatakan Gelar Karya Kokurikuler tahun ini mengangkat tema yang berbeda untuk setiap jenjang. “Untuk siswa kelas VII, tema yang diangkat adalah kebinekaan,” kata Fransiskha.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Palopo menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler, hari Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Sementara kelas VIII dan IX mengusung tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya” dengan fokus pada upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Menurut Fransiskha, tema tersebut dipilih untuk menanamkan nilai toleransi dan membangun kesadaran siswa agar tidak melakukan maupun membiarkan terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

“Tujuannya sesuai dengan tema yang diangkat, agar tidak terjadi lagi perundungan di sekolah. Anak-anak juga diharapkan bisa saling bertoleransi dan tidak membeda-bedakan teman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dituntut untuk menghasilkan karya, tetapi juga belajar menyampaikan pesan-pesan positif melalui kreativitas dan kerja sama antarsiswa.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Palopo menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler, hari Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Gelar Karya Kokurikuler tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus memperkuat karakter, toleransi, dan kepedulian terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman bagi seluruh warga sekolah. (nada)