PALOPO–Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, melalui Pusat Bahasa mulai menyelenggarakan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk mahasiswa internasional Tahun Akademik 2026/2027.
Program BIPA tersebut menjadi bagian dari upaya UMPalopo dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa asing agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan di Kota Palopo.
Kegiatan ini akan berlangsung selama satu semester pada tahap pertama. Pelaksanaannya berada di bawah Pusat Bahasa UMPalopo dengan dukungan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Inggris. Penanggung jawab kegiatan adalah Wakil Rektor I UMPalopo Bidang Akademik, Prof. Hadi Pajarianto, M.Pd.I.
Dalam program tersebut, mahasiswa asing akan mendapatkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang diarahkan pada kemampuan berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan. Materi pembelajaran mencakup penggunaan Bahasa Indonesia untuk percakapan sehari-hari sehingga mahasiswa dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara lebih mudah.

Selain kemampuan berbahasa, program BIPA juga memberikan pemahaman mengenai budaya, etika sosial, serta kebiasaan masyarakat Indonesia. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa internasional beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalani aktivitas di lingkungan kampus.
Program BIPA ini merupakan penyelenggaraan perdana yang secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa asing di UMPalopo. Setelah pelaksanaan tahap pertama selama satu semester, keberlanjutan program akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi.
Kehadiran HMPS Pendidikan Bahasa Inggris turut mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam membantu proses pendampingan dan pembelajaran bagi para peserta.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, UMPalopo menerima mahasiswa internasional dari sejumlah negara sahabat. Dari Sudan, terdapat empat mahasiswa, yakni Abdalmoniem Abdalaal Mustafa Abdalaal yang mengambil Program Studi S1 Teknik Komputer, serta Daralsalam Mohammed Seedahmed Abdalgany, Jadia Alzubair Mussa Tebin, dan Muslim Suliman Ahmed Suliman yang mengambil Program Studi S1 Farmasi.

Sementara dari Comoros, terdapat Hadidja Mohamed yang menempuh pendidikan pada Program Studi S1 Manajemen dan Hamadi Loumnati Soule pada Program Studi S1 Teknik Komputer.
Adapun dari Libya, terdapat Hashim Ali Adrees yang melanjutkan pendidikan pada Program Magister Manajemen.
Melalui program BIPA, UMPalopo tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi mahasiswa internasional, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran lintas bahasa dan budaya. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan lingkungan akademik yang inklusif sekaligus mendukung langkah UMPalopo menuju perguruan tinggi yang semakin dikenal di tingkat internasional. (putri)

