INFOGRAFIS : Anak Emas The Spesial One Jose Mourinho dari Masa ke Masa

163
ADVERTISEMENT

ROMA — Nama José Mário dos Santos Mourinho Félix, lebih dikenal dengan nama Jose Mourinho sudah tak asing di telinga para pecinta bola di seluruh dunia. Pelatih dengan ragam kontroversi ini selalu menarik perhatian publik dengan tingkag lakunya.

Lahir 26 Januari 1963 pelatih asal Portugal itu termasuk salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia atas prestasi-prestasi yang sudah diraihnya selama ini.

Tercatat sudah tujuh klub top eropa sudah merasakan tangan dingin pria yang berjuluk the spesial one itu. Dalam tiap klub yang dia singgahi, Mourinho selalu mempunyai anak emas yang selalu menjadi andalnnya.

Koran SeruYA berhasil merangkum anak emas Jose Mourinho dari klub top eropa yang sempat dia tukangi.

ADVERTISEMENT

-FC Porto (2002-2004)

Pada tahun 2000 JMourinho menerima pinangan FC Porto usai ia didepak dari benfica. Hanya butuh dua tahun bagi Mourinho untuk memberikan enam trofi juara bagi porto termasuk menjuarai Liga Champions Tahun 2004. Ricardo Carvalho menjadi anak kesayangan José Mourinho di Porto, Kesuksesan bersama Porto membuat Carvalho menjadi rebutan banyak klub kaya Eropa. Bahkan saat Jose Mourinho memutuskan ke Chelsea pada musim 2004, Ricardo Carvalho pun ikut diboyong ke Stamford Bridge.

-Chelsea (2004-2007)

Di Musim perdana Jose Mourinho menukangi Chelsea, dia langsung memberikan gelar Liga Premier Inggris pertama untuk The Blues setelah 50 Tahun serta memenangkan Piala Liga Inggris. Memasuki musim berikutnya, Jose Mourinho memang tidak mampu memberikan Trofi Premier pada musim kedua dan ketiganya. Tapi mampu mempertahankan Piala Liga Inggris (2005/2006) dan (2006/2007) serta memenangkan gelar Piala FA. Nama Frank Lampard menjadi nama yang paling akrab dengan Jose Mourinho atas hasil gemilang yang diraih Chelsea. Serta menjadikan Lampard sebagai anak Emas Mourinho pada saat itu.

-Inter Milan (2008–2010)

Selepas kontraknya di Chelsea berakir, Jose Mourinho melanjutkan petualangannya ke negeri Pizza dengan menandatangani kontrak dengan Inter Milan. Pada tanggal 2 Juni 2008, Mourinho ditunjuk sebagai pengganti Roberto Mancini di Inter Milan dengan kontrak tiga tahun. Tangan dingin Mourinho kembali teruji ketika melatih Internazionale. Selama membesut La Beneamata selama dua musim, Mou sukses menorehkan 4 gelar yaitu 2 Scudetto, 1 Coppa Italia, 1 Piala Super Italia, dan 1 Liga Champions. Ada dua pemain yang paling sering dikaitkan dengan kesuksesan Mourinho Di Inter, Wesley Sneijder dan Javier Zanetti.

-Real Madrid (2010-2013)

Mourinho diresmikan sebagai manajer baru Real Madrid setelah menandatangani kontrak empat tahun. Jose Mourinho mengantar Real Madrid meraih tiga trofi La Liga, 1 Copa del Rey, 1 Piala Super Spanyol selama tiga musim membesut Los Blangkos. Cristiano Ronaldo menjadi pemain kesayangan Mourinho selama di Real Madrid.

-Chelsea (2013–2015)

Kondisi Chelsea yang ingin kembali meraih kejayaan saat dilatih Mourinho membuat The Blues kembali menggaet pelatih keturunan Portugal itu dengan kontrak tiga tahun. Keputusan Chelsea untuk memanggil kembali Mourinho terbukti tepat, pasalnya dia bisa memberikan kembali chelsea gelar Liga Premier Inggris serta Piala Liga Inggris. Pada tahun 2004 melatih Chelsea, Jose Mourinho selalu mengandalkan Ricardo Carvalho. Namun, di Keduanya dia Mengandalkan hanya punya John Terry sebagai tembok kokoh bagi The Blues.

-Manchester United (2016–2018)

Pada 27 Mei 2016, Mourinho menandatangani kontrak tiga tahun dengan Manchester United, dengan opsi untuk tetap di klub hingga setidaknya hingga tahun 2020. Deretan rekor selalu memberikan Tropi bagi tim yang dilatihnya masih berlanjut. Kini The Red Devils merasakan sentuhan tangan dingin Jose Mourinho dengan memenangkan Trofi Piala FA Tahun 2016. Di Old Trafford Jose Mourinho menjadikan David De Gea sebagai anak kesayangannya.

-Tottenham Hotspur (2019–2021)

Saat membesut Tottenham Hotspur tidak bisa memberikan satu pun trofi bagi The Lilywhites. Kesempatan yang hadir untuk memberikan trofi pertama Tottenham saat menghadapi Manchester City di Piala Liga Inggris. Kegagalan itu membuat Tottenham Hotspur sebagai klub pertama yang tidak merasakan trofi di tangan Jose Mourinho. Son Heung Min menjadi salah satu pemain yang menunjukkan Performa yang meningkat pesat saat di bawah asuhan Jose Mourinho.

-AS Roma(2021)

Setelah terdepak dari Tottenham Hotspur, Jose Mourinho memutuskan kembali ke Liga SeriA Italia. Namun, Bukan kembali ke Inter Milan seperti saat kembali ke Chelsea. Melainkan menuju ke tim Serigala Ibukota, AS Roma. Tampaknya magis Jose Mourinho mulai kembali setelah membesut AS Roma. Hasil pertandingan AS Roma di liga Serie A Italia Musim 2021/2022, menunjukkan hasil yang cukup meyakinkan. Tujuh pertandingan yang dilakoni AS Roma membuatnya duduk di peringkat keempat raihan 15 Poin dari 5 kemenangan, 2 kekalahan. Tiap tim yang dilatih Jose Mourinho, pasti ada satu sosok anak emasnya. Kini di AS Roma, anak emasnya Mourinho bernama Lorenzo Pellegrini. (whd/liq)

Anak Emas Mourinho

FC Porto (2002-2004)
Ricardo Carvalho

Chelsea (2004-2007)
Frank Lampard

Inter Milan (2008–2010)
Wesley Sneijder

Real Madrid (2010-2013)
Cristiano Ronaldo

Chelsea (2013–2015)
John Terry

Manchester United (2016–2018)
David De Gea

Tottenham Hotspur (2019–2021)
Son Heung Min

AS Roma(2021)
Lorenzo Pellegrini

ADVERTISEMENT