Jenazah Pekerja Bangunan Asal Palopo Tewas Diserang di Papua Tiba di Rumah Duka, Istri : Semoga Pelakunya Segera Tertangkap

1162
ADVERTISEMENT

PALOPO — Jenazah Suprianus Otto (35) warga Palopo yang tewas diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Kamis lalu, tiba di rumah duka Jl Tandipau, Kelurahan Tomarundung, Kecamatan Wara Barat, Sabtu (21/10/2023). Jenzah korban diantar ribuan keluarga dan kerabat yang menunggu di batas kota.

Saat tiba di rumah duka, tangispun pecah. Mereka kehilangan sosok yang dikenal baik di kalangan warga setempat. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu anak. Istri korban, Berlin, terus meratapi jenazah suaminya.

ADVERTISEMENT

” Suami saya adalah tulang punggung keluarga. Baru dua bulan bekerja di Papua, ternyata berakhir begini,” katanya. Dia berharap pelaku yang membunuh suaminya dengan sadis dapat segera ditangkap. ” Kami berharap keadilan, pelaku yang telah tega membunuh suami saya ditangkap,” tuturnya.

Rencananya, jenazah Suprianus Ottong akan dikebumikan di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, besok pagi. Diketahui, korban diserang KKB saat membangun Puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, pada Kamis (19/10/2023) sekitar pukul 14.30 WITA.

Korban tewas setelah mendapat luka serius di beberapa bagian tubuhnya. Selain korban, dua pekerja lainnya yakni Martinus (37) asal Toraja Utara dan Erwin Barapadang (52) asal Tana Toraja, juga mengalami luka serius dan saat ini sedang dalam perawatan intensif.

” Almarhum adalah sahabat sejati. Kami kehilangan sahabat terdekat kami beliau adalah sosok yang paling ramah dan sangat bermasyarakat,” kata Melky Arruan Datubakka, sahabat karib korban. (zul)

ADVERTISEMENT