Lantik Pengurus Masjid Agung Luwu Palopo, Ini Pesan Walikota

77
WALIKOTA Palopo, HM Judas Amir melantik pengurus Masjid Agung Luwu Palopo periode 2022/2025 di Aula Masjid Agung, Minggu (26/6/2022). Adapun Ketua Pengurus Masjid Agung yang ditunjuk Walikota Palopo adalah Asir Mangopo.
ADVERTISEMENT

WALIKOTA Palopo, HM Judas Amir melantik pengurus Masjid Agung Luwu Palopo periode 2022/2025 di Aula Masjid Agung, Minggu (26/6/2022). Adapun Ketua Pengurus Masjid Agung yang ditunjuk Walikota Palopo adalah Asir Mangopo.

“Alhamdulillah hari ini sudah terlaksana pelantikan pengurus, saya atas nama Pemkot Palopo mengucapkan selamat, dan ditunggu program-program unggulannya untuk memajukan Masjid Agung Luwu Palopo,” kata Judas Amir.

ADVERTISEMENT

Dalam amanatnya, Judas Amir berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar dapat mengemban amanah dengan baik, termasuk dalam kepengurusannya perlu membuat
tata tertib bagaimana mengelola masjid yang didalamnya ada tertib administrasi tentang pengelolaan aset dengan baik.

“Pengurus yang baru dilantik agar menjaga baik masjid raya kita ini, agar tidak menimbulkan masalah,” pesan Judas Amir.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, walikota dua periode ini berpesan agar masjid dimanfaatkan sesuai fungsinya sebagai pusat dakwah dan pusat pergerakan umat Islam yang bertujuan untuk kemajuan umat.

Judas Amir juga berharap kegiatan di masjid dijauhkan dari hal-hal yang berbau kepentingan politik. Menurutnya, ukhuwah islamiyah bisa terpecah akibat politik taktis. “Bagaimana bisa terjaga jika terpecah-pecah oleh kepentingan politik, saya rasa saya juga berpikir yang sama di Palopo ini. Mudah-mudahan untuk kegiatan politik jangan dilakukan di masjid ini,” pinta Judas Amir.

ADVERTISEMENT

Pernyataan Judas Amir tersebut diapresiasi Ketua MUI Kota Palopo, H. Sainuddin Samide. Menurutnya, masjid sebagai tempat suci umat muslim harus terbebas dari kegiatan politik praktis, terutama Masjid Agung Luwu Palopo sebagai masjid raya di Kota Palopo. “Makmurkan Masjid Agung dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, masjid ini adalah tempat suci rumah Allah sehingga harus menjadi tempat netral, idak untuk kegiatan politik praktis,” katanya. (liq)

ADVERTISEMENT