PALOPO–Manajemen NSJ Billiards Palopo, Sulawesi Selatan, menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Palopo. Dukungan tersebut disampaikan menyusul pemberitaan mengenai hasil razia gabungan yang menemukan tiga pengunjung NSJ Billiards dinyatakan positif berdasarkan tes urine.

Owner NSJ Billiards, Novi Hosea, memberikan klarifikasi terkait temuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak manajemen tidak mengetahui aktivitas pengunjung yang diduga mengonsumsi narkoba sebelum pemeriksaan dilakukan oleh petugas.

Menurut Novi, NSJ Billiards merupakan tempat usaha yang terbuka untuk umum sehingga pihak manajemen tidak dapat mengetahui secara langsung aktivitas pribadi setiap pengunjung, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan tanpa sepengetahuan pengelola.

“Kami tidak mengetahui jika ada pengunjung yang mengonsumsi narkoba. Tempat kami merupakan tempat umum, dan kejadian tersebut di luar pengetahuan kami,” demikian klarifikasi pihak manajemen.

Novi juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, tiga pengunjung yang dinyatakan positif tersebut terdiri atas dua orang yang berada di lantai dua dan satu orang di lantai satu.

Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan pihak pengelola maupun karyawan NSJ Billiards. Menurutnya, hingga informasi yang disampaikan manajemen, tidak ada karyawan NSJ Billiards yang dinyatakan positif dalam pemeriksaan tersebut.

Pihak manajemen juga menyampaikan bahwa hasil tes urine perlu dipahami sesuai dengan prosedur pemeriksaan dan konteks temuan di lapangan. Novi menyebutkan bahwa dugaan konsumsi narkoba oleh pengunjung tersebut tidak diketahui sebelumnya oleh pihak pengelola.

NSJ Billiards menegaskan tidak mendukung segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Manajemen menyatakan mendukung langkah aparat kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Satpol PP, dan unsur terkait dalam menjaga keamanan serta memberantas penyalahgunaan narkoba di Kota Palopo.

Menurut pihak manajemen, kegiatan razia merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat. Karena itu, NSJ Billiards berharap penanganan persoalan tersebut dapat dilakukan secara objektif berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Manajemen juga berharap kejadian ini tidak langsung menimbulkan kesimpulan yang mengaitkan seluruh aktivitas usaha dengan penyalahgunaan narkoba, mengingat temuan yang diberitakan berkaitan dengan tiga pengunjung yang menjalani pemeriksaan.

Melalui klarifikasi ini, Novi Hosea menegaskan komitmen NSJ Billiards untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba serta menjaga lingkungan usaha agar tetap aman dan tertib bagi para pengunjung.

NSJ Billiards berharap sinergi antara pelaku usaha dan aparat penegak hukum dapat terus terjalin guna mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus menciptakan suasana Kota Palopo yang lebih aman dan kondusif. (putri)