PALOPO–Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menawarkan kesempatan magang dan pengalaman mengajar di luar negeri bagi mahasiswa.

Program unggulan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam menyambut Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026/2027 di UMPalopo lantaran program ini telah mengantongi predikat Akreditasi Unggul, fasilitas pembelajaran, serta biaya kuliah yang relatif terjangkau.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UMPalopo, Jusriati, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada penguasaan Bahasa Inggris, tetapi juga mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kewirausahaan, dan kompetensi praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Pengembangan kompetensi dilakukan melalui berbagai kegiatan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), pelatihan Public Speaking, TOEFL, serta kegiatan pengembangan keterampilan lainnya. Kegiatan ini melibatkan dosen sebagai pemateri maupun narasumber dari luar kampus,” kata Jusriati.

Salah satu kegiatan yang pernah dilaksanakan ialah kajian bisnis bersama kreator konten lokal Jelajah Palopo. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sumber pendapatan melalui konsep From Content to Cash.

Jusriati menjelaskan, program pengembangan keterampilan tersebut sejalan dengan upaya membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Salah satu program unggulan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMPalopo ialah Internship Student di Thailand. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman mengajar bahasa Inggris di sejumlah sekolah di Provinsi Loei, Thailand.

Menurut Jusriati, program tersebut biasanya berlangsung pada Juni hingga September, dengan dua mahasiswa diberangkatkan setiap tahun. “Hingga kini, program magang di Thailand telah berjalan selama empat angkatan dan diikuti delapan mahasiswa. Mereka memperoleh pengalaman mengajar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas,” katanya.

Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menawarkan kesempatan magang dan pengalaman mengajar di luar negeri bagi mahasiswa.

Pengalaman tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan pedagogik mahasiswa, tetapi juga melatih kemandirian serta kemampuan beradaptasi di lingkungan internasional. Bahkan, sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan program tersebut mendapatkan kesempatan kembali ke Thailand untuk melanjutkan karier sebagai pengajar.

Selain Thailand, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti program internasional di Taiwan. Pada tahun ini, dua mahasiswa diberangkatkan untuk mengikuti program yang berlangsung sekitar enam bulan. Program internasional lainnya pernah dilaksanakan di Yala, Thailand Selatan, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk kegiatan pengajaran mengaji.

Beragam program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, dan mendapatkan pengalaman lintas budaya selama menempuh pendidikan tinggi di Kota Palopo.

Untuk mendukung proses perkuliahan, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UM Palopo menyediakan fasilitas pembelajaran berupa ruang kelas berpendingin udara, papan tulis, dan kursi yang representatif.

Program studi ini juga memiliki laboratorium bahasa yang disebut telah terstandarisasi, laboratorium Microteaching untuk menunjang praktik mengajar, serta sudut baca sebagai ruang pendukung kegiatan akademik.

Keberadaan fasilitas tersebut mendukung mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris sekaligus mempraktekkan kemampuan mengajar sebagai calon pendidik. Sementara itu, dari sisi prospek kerja, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris UM Palopo memiliki peluang berkarir di berbagai sektor, tidak terbatas pada profesi guru.

Jusriati mengatakan, berdasarkan Tracer Study program studi, sejumlah alumni telah bekerja sebagai tenaga pendidik maupun di sektor perbankan, administrasi perkantoran, dan perusahaan pertambangan.

Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menawarkan kesempatan magang dan pengalaman mengajar di luar negeri bagi mahasiswa.

Sejak aktif menerima mahasiswa pada 2019, program studi tersebut telah menghasilkan hampir 50 lulusan berdasarkan perkiraan yang disampaikan Jusriati. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris, komunikasi interpersonal, dan keterampilan lain yang diperoleh selama perkuliahan menjadi modal bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja dengan bidang yang beragam.

Selain menawarkan program pengembangan kompetensi dan pengalaman internasional, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UM Palopo juga memberikan pilihan pendidikan dengan biaya kuliah yang relatif terjangkau.

Jusriati menyebutkan, biaya SPP mahasiswa berada di kisaran Rp1,5 juta per semester. Pembayaran juga dapat dilakukan secara angsuran sesuai ketentuan universitas. “Biaya tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memperoleh akses terhadap fasilitas pembelajaran dan berbagai program pengembangan diri,” jelas Jusriati.

Ia mengajak lulusan SMA, SMK, dan sederajat untuk mempertimbangkan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UM Palopo sebagai pilihan melanjutkan pendidikan.

Dengan predikat Akreditasi Unggul, program magang internasional, kegiatan pengembangan keterampilan, fasilitas pembelajaran, serta biaya kuliah yang relatif terjangkau, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UM Palopo terus menawarkan peluang bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik dan memperluas prospek karier. (putri)