Penderita Stunting Tersisa 97 Orang, Kadinkes Palopo: Sudah 12 Kelurahan Zero

27
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palopo, Irsan Anugrah, SKM., MM berfoto bersama Penjabat (Pj) Walikota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si, dan Pj Ketua TP PKK Kota Palopo Hasnawati Asrul, SE.
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palopo, Irsan Anugrah, SKM., MM menyebutkan jumlah penderita stunting di kota Palopo tinggal 97 orang dengan 12 kelurahan yang telah zero stunting.

Irsan Anugrah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri gerakan intervensi serentak pencegahan stunting di Posyandu pepaya Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kamis 13 Juni 2024. Hadir pada kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Walikota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si bersama Pj Ketua TP PKK Kota Palopo Hasnawati Asrul, SE.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Irsan Anugrah mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Camat Mungkajang Latif Muhamad Abduh, S.IP

“Salah satu yang zero stunting adalah kelurahan Latuppa ini tentu tidak lepas dari kolaborasi dengan stakeholder terkait mulai dari camat, lurah, puskesmas serta masyarakat Mungkajang bekerjasama untuk hasil yang bagus,” kata Irsan Anugrah.

ADVERTISEMENT

Irsan Anugrah menambahkan, jumlah posyandu di kota Palopo sebanyak 154 dan ada cabang pembantu di rusun sesuai dengan arahan Pj Walikota Palopo.

“Dan posyandu secara serentak sesuai dengan jadwal masing-masing melakukan intervensi pencegahan stunting yang salah satu kegiatannya adalah melakukan penimbangan,” tambahnya.

Lanjut Irsan Anugrah menjelaskan, karena kita ketahui bahwa kemarin ada perbedaan data antara SKI dan EPPGBM sehingga intervensi serentak ini disinilah di ukur yang mana akan kita jadikan acuan.

“Oleh karena itu para puskesmas agar jumlah balita di daerah masing-masing harus 100% ditimbang berat badannya bulan ini,” jelas Irsan Anugrah.

Camat Mungkajang Latif Muhamad Abduh, S.IP menyampaikan bahwa di kelurahan Latuppa ini telah zero stunting dan di kecamatan Mungkajang ada empat kelurahan dan sudah ada dua kelurahan yang zero stunting yaitu kelurahan Latuppa dan kelurahan murante.

Sedangkan untuk kelurahan Mungkajang dan kelurahan kambo masih beberapa orang itulah kita masih melakukan intervensi bersama dengan puskesmas bagaimana agar dua kelurahan ini juga nanti bisa zero stunting.

Pj Walikota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si dalam sambutan nya menyampaikan tentu kita merasa senang karena sudah ada kelurahan yang telah zero stunting, termasuk 2 dari 4 kelurahan di Kecamatan Mungkajang yaitu Kelurahan Latuppa dan Murante. “Dibalik itu tetap harus kita jaga jangan sampai muncul penderita baru,” kata Asrul Sani.

Asrul Sani menambahkan, bukan hanya di kelurahan Latuppa ini tapi seluruh balita dilakukan pengecekan agar kita bisa mengkonfirmasi perbedaan data SKI dan EPPGBM.

“Lakukan identifikasi upayakan bayi yang masih stunting lakukan intervensi begitu juga dengan daerah lain jika masih ada yang stunting terus lakukan pencegahan begitu juga dengan yang masih usia remaja dan ibu hamil karena ini merupakan program nasional,” pesan Asrul Sani.

Terakhir, Asrul Sani mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Latif Muhamad Abduh selaku Camat Mungkajang atas kolaborasi dengan stakeholder terkait mulai dari lurah, puskesmas serta masyarakat.

Turut di hadiri, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Kota Palopo, dr. Rismayanti Amran Tandjung Sp.PA (tengah), Direktur Adminstrasi, Keuangan dan Bina Program, Hj. Harmawati, SKM, M.Kes para kader posyandu serta masyarakat kelurahan Latuppa. (***)

 

ADVERTISEMENT