PJ Bupati Luwu Berasal dari Bone, Muhammad Saleh : Jangan Anggap Saya Pendatang

102
ADVERTISEMENT

BELOPA — Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin melantik Pj Bupati Luwu Muhammad Saleh di Aula Tudang Sipulung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (21/2/2024) kemarin. Diketahui, Muh Saleg yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sulsel ini berasal dari Kabupaten Bone.

Ia merupakan orang dekat dari mantan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Kendati berasal dari Bone, Muhammad Saleh berharap dukungan seluruh pihak, masyarakat dan perangkat daerah Kabupaten Luwu. Ia meminta dirinya beserta keluarganya bisa diterima sebagai masyarakat di Kabupaten Luwu dan Tana Luwu umumnya.

ADVERTISEMENT

“Kita akan menjalankan program yang mampu mengeluarkan masyarakat Luwu dari garis kemiskinan,” ujarnya. “Di Luwu saya tidak ada target khusus. Jangan kami dianggap sebagai pendatang, terima lah kami sebagai masyarakat Luwu, saya tidak akan mempermalukan Luwu,” lanjutnya.

Ia mengakui, dirinya sebelumnya bukanlah orang Luwu, namun dia memiliki keyakinan akan menjadi orang Luwu yang lebih dari orang Luwu itu sendiri. “Sebelumnya saya ini bukan orang Luwu, tapi In Shaa Allah, saya akan menjadi orang Luwu yang melebihi dari orang Luwu,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai Kepala Dinas DPMD di Pemprov Sulsel, selama ini Muh Saleh, sering melakukan interaksi dengan 207 desa di Luwu. Dirinya mengaku telah mengetahui kondisi riil di tengah masyarakat Kabupaten Luwu.

Dia juga berjanji akan melanjutkan program pemerintah sebelumnya termasuk program yang telah disetujui bersama DPRD Luwu. “Kita akan kerjasama dan sinergi untuk membangun Kabupaten Luwu. Waktu singkat ini kami akan manfaatkan dengan baik, membuat perubahan yang lebih baik, yang akan membuat kami dikenal masyarakat Kabupaten Luwu, ini janji saya di awal, bekerja semaksimal mungkin untuk membangun Luwu,” janjinya.

” In Shaa Allah, kita akan jalankan program yang sudah dibuatkan oleh anggota dan DPRD Luwu. Kami akan jalankan program yang sudah dijalankan oleh pendahulu kita, apa yang dihasilkan sungguh sangat luar biasa. Sehingga legacy yang telah dibuat pendahulu kita harus kita hargai, lanjutkan kan yang baik dan yang agak kurang, kita evaluasi untuk menyempurnakan hal tersebut,” tambahnya. (*)

ADVERTISEMENT