Pro Kontra Datu Luwu Maju Calon Senator, Jubir: Dorongan Tokoh Adat dan Masyarakat

601
Datu Luwu XL , Andi Maradang Machkulau Opu To Bau bersama Permaisuri. (ft/ist)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Niat Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau untuk maju sebagai calon DPD RI mendapat tanggapan beragam di tengah masyarakat. Ada yang pro, namun banyak yang kontra alias tak setuju dengan langkah tersebut.

Alasannya, jika Datu Luwu tak terpilih tentu akan meruntuhkan martabat kedatuan Luwu yang sudah terpelihara sejak dahulu. Juru Bicara Datu Luwu, Asnawi Mas’ud yang dimintai tanggapannya mengatakan keputusan Datu untuk maju sudah melalui pertimbangan yang matang.

ADVERTISEMENT

” Yang Mulia Datu maju karena dorongan tokoh adat dan masyarakat. Jadi, ini bukan keinginan yang mulia secara pribadi,” kata Asnawi, saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (27/09/2022).

Asnawi mengungkapkan, keinginan Datu untuk maju mestinya didukung dan disupport oleh seluruh elemen yang ada di Tana Luwu. Sebab, Datu Luwu maju semata mata karena ingin melihat Tanah Luwu ini maju dengan cepat. Datu juga ingin berjuang dan mendorong secepatnya agar provinsi Luwu Raya bisa segera terbentuk jika moratorium DOB dicabut oleh pemerintah pusat.

” Saya kira ini yang menjadi pertimbangan Yang Mulia Datu untuk maju. Bukan karena kepentingan pribadi semata-mata, tapi memang beliau maju untuk mewujudkan cita-cita dan harapan masyarakat Tana Luwu yakni Provinsi Tana Luwu,” tambah Asnawi.

Asnawi yakin, melihat potensi yang ada, Datu punya peluang besar untuk lolos menjadi anggota DPD RI pada pemilu 2024 mendatang. ” Tentunya, dengan kerja keras para perangkat adat dan tokoh masyarakat. Dukungan dari masyarakat Tana Luwu juga begitu besar. Terbukti dengan sudah terkumpulnya ribuan KTP sebagai salah satu syarat untuk maju sebagai calon anggota DPD,” katanya.

Salah satu yang menjadi batu sandungan Datu Luwu untuk maju adalah adanya calon lain dari Luwu Raya yang juga akan maju yakni Bukhari Kahar. Dengan nama besar Kahar di belakangnya, tentu loyalisnya tersebar. Apalagi, Bukhari juga pengalaman maju di kontestasi politik seperti pileg.

Keduanya akan berebut sekitar 1 juta suara pemilih di Luwu Raya. Termasuk calon-calon dari daerah lain yang juga akan menggarap Bumi Sawerigading. ” Tidak ada masalah ada WTL lain yang juga maju. Kami sudah perhitungkan,” tandas Asnawi.

Saat ini, empat anggota DPD asal Sulsel yakni Andi Muh Ikhsan kelahiran Panyangkalang Kabupaten Gowa, Ajiep Padindang Kabupaten Bone, Tamsil Linrung, kelahiran Barru serta Lily Amelia Salurapa asal Toraja. Muh Iksan meraih 566.972 suara, Ajiep Padindang 421.704 suara, Tamsil Linrung 440.902 suara serta Lily 476.696 suara.

Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014, tugas dan wewenang DPD RI adalah mengajukan RUU kepada DPR, berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah. (roy)

Jumlah Pemilih di Luwu Raya

1. Luwu Utara : 218.989 suara (pilkada 2020)
2. Luwu Timur : 201.786 suara (pilkada 2020)
3. Palopo : 104.699 suara (pilkada 2018)
4. Luwu : 248.113 suara (pilkada 2018)

ADVERTISEMENT