Suntik Perdana Covid-19 di Kota Palopo Dimulai Hari Ini di RSUD Sawerigading, Ada yang Tegang Sampai Takut Disuntik

85
ADVERTISEMENT

PALOPO–Sekira jam 10.30 Wita vaksinasi Covid-19 perdana digelar serentak di Luwu Raya, Senin 1 Februari 2021.

Di Palopo penyuntikan perdana atau imunisasi digelar di RSUD Sawerigading Rampoang Kecamatan Bara Palopo.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini dihadiri oleh wakil walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso yang juga penerima vaksin bersama Wakil Ketua DPRD Palopo Abdul Salam dan pejabat lainnya diantaranya Sekda Palopo Firmanza DP, Plt Kadis Kesehatan Palopo Taufiq SKep MKes Ns, Kajari dan Kasdim Palopo, Kasat Binmas Polres Palopo, Direktur RSUD Sawerigading, Ketua IDI, Ketua Persakmi hingga Ketua KNPI Palopo, Umar.

Acara yang diawali dengan dua buah sambutan yakni dari Plt Kadinkes Palopo Taufiq serta walikota Palopo yang diwakili oleh wakil walikota Palopo Rahmat Masri Bandaso itu digelar di halaman RSUD Sawerigading dan disaksikan beberapa staf beserta tenaga kesehatan yang juga akan ikut divaksin.

ADVERTISEMENT

Lewat laporan yang dibacakan Kadinkes Palopo, diidentifikasi yang divaksin hari ini jumlahnya 17 orang, serta dari pihak RSUD ada 8 orang. Sehingga total yang divaksin ada 25 orang di tahap pertama kali ini.

Taufiq menyebut, target Pemkot Palopo sebanyak 2.050 orang Nakes yang bakal divaksin.
“Mulai besok (Selasa, 2/2/2021) ada 12 Puskesmas, 1 Rumah Sakit, 1 Klinik dan 1 Pos Pelabuhan yang akan menjadi tempat vaksinasi atau imunisasi Covid-19. Kami sejak Kamis pekan lalu menerima 4.720 ampul vaksin. Kami harap kegiatan ini berjalan lancar dan semua sasaran tercapai,” katanya.

ADVERTISEMENT

“Lebih cepat divaksin lebih baik daripada disimpan di gudang farmasi Dinkes, sehingga harapan kita semua, dalam tahap pertama ini semua sudah tersalurkan dengan sasaran pertama adalah Tenaga Kesehatan.”

“Ada 70 yang sudah dilatih menjadi vaksinator, insya Allah 15 titik ini lancar, Pemkot Palopo berupaya agar angka Corona di kota kita ini semakin menurun dan berkurang,” ucap Taufiq.

Sementara dalam sambutan Walikota Palopo oleh Wawali disampaikan bahwa di Sulsel, kota Palopo masuk dalam kategori tertinggi setelah kota Makassar dan daerah lainnya.

“Masyarakat harus patuh dan disiplin untuk itu pentingnya edukasi. Vaksin usia sasaran 18 hingga 59 tahun. Untuk tahap awal diikuti oleh Nakes. Tahap berikutnya sasaran terhadap masyarakat yang rentan dan berada di kawasan rentan pula” ujar Wawali.

Yang Santai dan yang Tegang 

Diantara mereka yang akan divaksin, dipantau Koran Seruya, ada beberapa diantaranya yang terlihat cukup tegang. Diantaranya Plt Kajari Palopo, Azi Tiawardana, yang mengaku kurang istirahat lantaran sempat begadang. Sekda Palopo Firmanza DP juga terlihat agak tegang. Sementara dari daftar nama yang akan divaksin, hanya nama Farid Kasim Judas Kepala BKPSDM Palopo yang tidak terlihat hadir karena masih berada di luar kota.

“Ah biasa saja kok, tidak tegang. Saya udah pernah divaksin. Terakhir waktu mau ke Tanah Suci Mekkah waktu musim haji 2018 ada kasus penyakit meningitis, kita semua disuntik waktu itu. Allahu Akbar,” ucap Sekda Palopo berusaha agar tidak terlihat tegang.

Sementara, Wawali Palopo, Rahmat Masri Bandaso mengaku rileks dan santai.

“Ah biasa saja, tidak tegang. Tadi juga waktu disuntik biasa-biasa saja. Tidak sakit kok. Efeknya juga setelah disuntik tidak ada. Tidak mual, pusing-pusing atau mengantuk, sama sekali tidak ada. Yang ada malah tambah segar. Jadi mau lagi disuntik,” guyonnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Palopo, Abdul Salam mengaku sama dengan yang dialami Wawali Palopo. “Saya tadi merasa tidak terlalu sakit, kayak dicubit saja, tetapi cepat saja. Enak kok. Vaksin ini kita harapkan menjadi solusi efektif mencegah meluasnya Covid-19,” harapnya yang terlihat santai, meski awal-awalnya sempat agak tegang.

(iys)  

ADVERTISEMENT