PALOPO–Walikota Palopo, Hj Naili Trisal melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Telluwanua, tepatnya di Kelurahan Pentojangan, Selasa (8/9/2026) lalu. Dalam kunjungan tersebut, Naili didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palopo Trisal Tahir dan Anggota DPRD Kota Palopo Taming M Somba.
Rombongan juga diikuti Kepala Kepolisian Sektor Telluwanua, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Palopo, Lurah Pentojangan, serta perwakilan Dinas PUPR-Perkim Kota Palopo. Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau lokasi rencana pembangunan dua jembatan gantung di Kelurahan Pentojangan.
Dua jembatan yang direncanakan dibangun masing-masing berada di RT 1/RW 2 Ka’da dengan panjang sekitar 47 meter dan lebar 2,30 meter, serta di RT 1/RW 4 Salutete dengan panjang sekitar 78 meter dan lebar 1,70 meter. Jembatan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi berbahan baja.
“Peninjauan ini kita lakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Kita ingin memastikan perencanaan pembangunan jembatan gantung berbahan baja ini tepat sasaran dan aman digunakan masyarakat,” ujar Naili Trisal.
Pelaksanaan revitalisasi jembatan direncanakan setelah pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palopo Tahun Anggaran 2026.
Selain pembangunan jembatan, Pemerintah Kota Palopo juga merencanakan pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih 70 meter di ujung Jembatan Gantung Salutete.
Pengerjaan jalan tersebut direncanakan dilakukan bersamaan dengan pembangunan jembatan, disertai pemasangan lima titik tiang beserta lampu penerangan.
Keberadaan jembatan dan jalan itu memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama menuju kawasan pertanian, perkebunan, sekolah, serta jalur yang menghubungkan warga Kota Palopo dengan wilayah Kabupaten Luwu.
“Pembangunan infrastruktur ini kita dorong agar mampu memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung akses pendidikan serta pelayanan publik. Kalau akses jalan dan jembatan memadai, aktivitas warga tentu jadi jauh lebih mudah,” tutur Naili.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama proses pembangunan.
“Saya meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar kondisi wilayah tetap kondusif, sehingga aktivitas ekonomi maupun pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (***)

